Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Eks Kabareskrim Polri Buka Suara soal Heboh CCTV di Kasus Penembakan Brigadir J

Mantan perwira tinggi Polri menjawab soal keberadaan CCTV di kediaman Irjen Sambo yang kini menjadi sorotan.

YouTube tvOnenews
Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Ito Sumardi ikut mengomentari kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

TRIBUNWOW.COM - Keberadaan kamera pengintai atau CCTV adalah salah satu keanehan yang paling disorot dalam kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah singgah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Mulai dari keluarga hingga warga sekitar menyebut ada yang janggal terkait CCTV baik di dalam rumah singa Irjen Sambo ataupun di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Dikutip TribunWow.com dari acara Dua Sisi tvOne, Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Ito Sumardi turut mengomentari soal CCTV yang menjadi sorotan dalam kasus penembakan Brigadir J.

Baca juga: Kendaraan Pengangkut Jenazah Brigadir J Jadi Sorotan, Polri Buka Suara soal Ambulans

Ito menjelaskan, perlu diteliti apakah decoder CCTV khususnya yang ada di kompleks perumahan bener-benar disita oleh polisi atau justru sengaja dihilangkan.

"Kita harus lihat apakah decoder itu betul-betul dijadikan alat bukti untuk scientific investigation," terang Ito, Kamis (14/7/2022).

Ito menyampaikan, apabila CCTV di kompleks hilang atau diganti maka hal tersebut merupakan pelanggaran kode etik bagi siapapun yang melakukannya.

Ia juga menanggapi soal CCTV di rumah singgah Irjen Sambo yang rusak dua minggu sebelum penembakan terjadi.

Menurut Ito hal tersebut masih masuk akal.

Ito menambahkan, sebab kerusakan CCTV tidak akan luput dari pengamatan penyidik.

"Kita percaya kepada mereka profesional," ungkapnya.

Baca juga: 3 Pria Berbadan Tegap dan Berambut Cepak Datangi Wartawan yang Wawancara Warga soal Kasus Brigadir J

Dapat Rekaman CCTV di Sekitar TKP

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menjelaskan, CCTV di TKP sudah rusak dua minggu sebelum terjadinya penembakan sehingga tidak ada rekaman yang didapatkan oleh pihak kepolisian.

Kendati demikian Kombes Budhi menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah berhasil mendapatkan rekaman kamera CCTV di sekitar TKP.

"Bisa membuktikan petunjuk adanya proses ataupun orang-orang yang mungkin berada di rumah tersebut," jelas Kombes Budhi, Selasa (12/7/2022).

Foto kiri: Potret Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Foto kanan: Keluarga mengatakan Brigadir Yosua dia akan menikah dalam waktu dekat. Jumat pekan lalu, Brigadir Yosua tewas ditembak rekannya sendiri di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Foto kiri: Potret Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Foto kanan: Keluarga mengatakan Brigadir Yosua dia akan menikah dalam waktu dekat. Jumat pekan lalu, Brigadir Yosua tewas ditembak rekannya sendiri di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. (Kolase Instagram/@divpropampolri dan TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG)
Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved