Konflik Rusia Vs Ukraina
VIDEO - Bersiap Rebut Kembali Daerah yang Dikuasai oleh Rusia, Zelensky Susun Rencana Militer
Pasukan militer Ukraina mendapat perintah langsung dari Presiden Volodymir Zelensky untuk rebut kembali daerah-daerah di selatan yang dikuasai Rusia.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Protokol, yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis, pertama kali ditandatangani pada 2014. Mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko sejak itu mengakui tujuan utama Kiev adalah menggunakan gencatan senjata untuk mengulur waktu dan “menciptakan angkatan bersenjata yang kuat.”
Pada Februari 2022, Kremlin mengakui republik Donbass sebagai negara merdeka dan menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer Barat mana pun.
Baca juga: VIDEO Warga Sipil di Kherson Diminta Mengungsi, Ukraina Berencana Lakukan Serangan Balasan ke Rusia
Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan.
Sejalan dengan perkembangan baru rencana serangan balik Ukraina, Kiev mendesak warganya untuk meninggalkan wilayah selatan negara itu, yang sekarang berada di bawah kendali tentara Rusia.
Seruan disampaikan Wakil Perdana Menteri Irina Vereshchuk pada Minggu.
Menurut Vereshchuk, angkatan bersenjata Ukraina akan melancarkan serangan balasan dalam waktu dekat.
“Saya tidak tahu dalam jumlah berapa ini akan terjadi, tetapi saya tahu pasti bahwa seharusnya (di kota-kota yang diduga medan tempur) tidak boleh ada perempuan dan anak-anak,” katanya.
Menurutnya, akan ada permusuhan aktif, termasuk penembakan, jadi kami mendesak warga kami untuk segera mengungsi. (*)
Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina
Artikel ini telah tayang di Tribun Video dengan judul Zelensky Susun Rencana Militer, Ukraina Bersiap Melakukan Serangan Balasan dari Rusia di Donbas