Terkini Daerah
3 Aksi Anarkis yang Halangi Penangkapan Anak Kiai Jombang, Tabrak Polisi hingga Siram Air Panas
Proses penangkapan MSAT cukup alot karena loyalisnya yang nekat menabrak polisi hingga melukai perwira polisi.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah aksi anarkis dari loyalis Pondok Pesantren Shiddiqiyah Jombang, Jawa Timur menuai perhatian setelah mencoba menghalangi penangkapan Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi.
Padahal MSAT merupakan tersangka kasus pencabulan santriwati di ponpes Shiddiqiyah.
Proses penangkapan MSAT cukup alot karena loyalisnya yang nekat menabrak polisi hingga melukai perwira polisi.
Dilansir oleh Surya.co.id, aksi anarkis loyalis anak kiai Jombang itu terjadi mulai dari tanggal 3 Juli 2022 saat polisi berusaha menjemput Mas Bechi di pesantren.
Baca juga: Kronologi Kaki Polisi Disiram Air Panas saat Geledah Ponpes Jombang, Dilempar Termos Kopi Mendidih
1. Tabrak Polisi
Aksi ini dilakukan oleh Dede, sopir mobil panther milik pesantren Shiddiqiyah sekaligus sopir pribai Mas Bechi.
Dia menabrak petugas kepolisian yang mengejar pada Minggu (3/7/2022) kemarin.
Seperti diketahui, Dede ini berhasil melarikan MSAT meski puluhan anggota Polda Jatim dibanti Polres Jombang mengepung sekitar rumahnya di kawasan Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Mengutip dari Kompas.com, saat penangkapan, MSAT diduga berada dalam satu dari tiga mobil yang melaju di Jalan Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang.
Baca juga: Sosok Mas Bechi, Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan, Serahkan Diri Tengah Malam setelah Jadi DPO
Ketiga mobil tersebut berjalan beriringan.
Polisi kemudian berupaya menghentingan ketiga mobil tersebut namun dua mobil berhasil kabur.
Sementara satu mobil berhasil dihentikan polisi.
Namun tak ada sosok MSAT dalam mobil.
MSAT pun berhasil meloloskan diri.
Padahal, mobil-mobil polisi sudah menyebar hingga di perbatasan antar wilayah Jombang dengan kabupaten lain, di sekitarnya.