Cerita Selebriti
Denise Chariesta Soroti Tak Ada Nama Razman Nasution di Daftar Jubir Jokowi dan Ma'aruf: Siap Salah
Denise Chariesta mengunggah tangkapan layar berita online daftar nama juru bicara Jokowi dan Ma'aruf Amin. Ia berujar tak temukan nama Razman Nasution
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Denise Chariesta melihat video-video tindakan Razman Nasution yang kasar.
Ia melihat video Razman Nasution yang sedang mengamuk di pengadilan.
Hal tersebut dilakukan Denise Cheriesta bukan tanpa alasan, pasalnya ia tengah berselisih dengan Razman Nasution.
Dilansir TribunWow.com melalui kanal YouTube Denise Chariesta pada Rabu (29/6/2022), Denise Chariesta menyenggol sebuah organisasi advokat yaitu Kongres Advokat Indonesia (KAI).
Denise Chariesta berujar apakah pantas Razman Nasution berada di organisasi KAI.
"Dan untuk Kongres Advokat Indonesia (KAI), yang disebut anggotanya adalah bang Razman," tutur Denise Chariesta.
"Apakah menurut kalian Bang Razman pantas menjadi anggota kalian, apakah kalian tidak malu," lanjutnya.
Lantas Denise memberikan peringatan apa KAI tidak memiliki kekhawatiran jika Razman Nasution masih berada di organisasi tersebut.
"Apakah kalian tidak punya kekhawatiran kalau ini diamkan akan jadi contoh yang buruk bagi organisasi anda," pungkas Denise.
Lebih lanjut, Denise Chariesta dibuat bingung dengan tindakan Razman Nasution yang bisa mengamuk di pengadilan.
Baca juga: Razman Nasution Sebut Hotman Paris Tak Sanggup Melawannya: Saya Kuliti Lagi Kau, Hajar
"Saya masih bingung-bingung kok dia bisa mengamuk-ngamuk di pengadilan seperti ini," ujar Denise.
Denise pun meminta pengacara lain memberikan penilaian atas tindakan Razman Nasution.
Menurut Denise tindakan Razman telah melanggar kode etik advokat.
Tak hanya itu Denise menilai Razman Nasution telah bertindak seperti preman di pengadilan.
"Kalian sebagai teman sejawat menurut saya sudah waktunya kalian menasehati dia, karena dia telah menurut saya ini nyata, dia melanggar kode etik, menurut saya," kata Denise.
"Saya aja dari kacamata tukang bunga prihatin coba tolong seluruh advokat Indonesia kalian beri pendapat menurut kalian teman sejawat kalian pantaskan jadi pengacara."
"Yang premanisme di pengadilan," tambah Denise.
(TrbunWow.com/Dian Shinta)