Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

21 Orang Tewas, Ukraina Sebut Rusia Gunakan Misil Serang Apartemen di Odesa

Pemerintah Ukraina menuding Rusia bertanggung jawab atas serangan misil yang menghancurkan apartemen dan menewaskan 21 orang di Odesa.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
YouTube The Telegraph
Rusia dituding bertanggung jawab atas serangan misil ke Odesa, Ukraina yang menewaskan 21 orang, Jumat (1/7/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Ukraina menyebut ada 21 korban tewas dalam serangan misil yang menghancurkan sebuah apartemen di Odesa, selatan Ukraina, Jumat (1/7/2022).

Serangan tersebut diketahui mengenai apartemen sembilan lantai di Desa Serhiivka.

Dikutip TribunWow.com dari skynews, menurut otoritas di Ukraina, serangan dilakukan menggunakan misil.

Baca juga: Ribuan Anak Hilang dari Ukraina setelah Diserang Rusia, Kasus Perdagangan Manusia Meningkat

Juru bicara pemerintahan daerah Odesa, Serhiy Bratchuk menyampaikan dari total 21 korban, satu di antaranya adalah bocah laki-laki berusia 12 tahun.

Sejauh ini ada 41 orang telah dievakuasi dari apartemen yang diserang misil.

Diketahui apartemen tersebut ditinggal 152 orang.

Pemerintah Jerman meminta Presiden Rusia Vladimir Putin bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Sementara itu pemerintah Rusia tegas membantah serangan di Odesa adalah perbuatan mereka.

"Saya ingin mengingatkan kepada Anda perkataan presiden (Putin) bahwa pasukan militer Rusia tidak menyerang target sipil," ujar juru bicara Putin, Dmitry Peskov.

Kantor Presiden Ukraina mengatakan, serangan di Odesa dilakukan menggunakan misil tipe X-22 sebanyak tiga kali.

"Negara teroris membunuh rakyat kami," ujar Andriy Yermak selaku Kepala Kantor Presiden Ukraina.

Yermak menyebut serangan di Odesa dilakukan oleh Rusia karena mereka kalah dalam medan perang sesungguhnya.

Baca juga: Remaja Ukraina Disandera Rusia, sang Ayah Sebut Ditawan di Sel Bersama Tahanan Perang

Perang Dingin Rusia dan Barat Dimulai

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa tirai besi baru sedang turun antara Moskow dan Barat.

Dilansir TribunWow.com, perang dingin tersebut mulai terjadi sebagai akibat invasi Kremlin ke Ukraina.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
UkrainaRusiaOdesaJermanVladimir Putin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved