Konflik Rusia Vs Ukraina
Korban Bertambah, Petugas Ukraina Terus Lakukan Evakuasi di Kremenchuk: Banyak Mayat Terbakar
Pihak Ukraina masih kerahkan petugas untuk selamatkan korban serangan Rusia di pusat perbelanjaan Kremenchuk.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pencarian korban masih terus dilakukan di puing-puing pusat perbelanjaan Kremenchuk, Ukraina, Selasa (28/6/2022).
Petugas melakukan penyisiran hingga lebih dari 24 jam sejak rudal Rusia membombardir wilayah di tenggara Kiev itu sehari sebelumnya.
Dilansir TribunWow.com dari The Guardian, puluhan jenazah telah diidentifikasi sementara lebih dari 50 orang dilaporkan hilang dalam insiden tersebut.
Baca juga: Sangsi Putin Berani Mulai Perang Lawan NATO, Menteri Inggris: Rusia Pasti Benar-benar Gila
Diketahui, banyak warga Ukraina telah berhenti bereaksi terhadap sirene peringatan serangan udara karena sudah terbiasa.
Selama beberapa minggu, serangan juga lebih jarang terjadi di luar wilayah timur Ukraina yang dilanda pertempuran.
Karenanya, pengeboman tersebut bisa memakan begitu banyak korban termasuk mereka yang masih dalam pencarian.
Saat malam tiba di Kremenchuk, pekerja darurat dan tentara menyisir puing-puing yang menghitam dan logam bengkok.
“Kami mengeluarkan beberapa mayat, tetapi pasti ada lebih banyak lagi yang terperangkap di bawah reruntuhan,” kata Oleksii (46), seorang petugas pemadam kebakaran.
“Ini biasanya tempat yang sangat ramai.”
Serhiy Kruk, kepala layanan darurat negara Ukraina, masih terus melakukan evakuasi hingga pukul 02.00 waktu setempat pada hari Selasa (28/6/2022).
"Kami terus bekerja di lokasi serangan roket di pusat perbelanjaan di Kremenchuk," tutur Kruk.
"Tugas utama yang saat ini dilakukan oleh penyelamat adalah melakukan operasi penyelamatan, membongkar puing-puing dan menghilangkan kebakaran. Sejauh ini, 16 orang telah tewas dan 59 terluka, 25 di antaranya dirawat di rumah sakit.”
Baca juga: Videonya Viral, Misil Rusia Hancurkan Pusat Perbelanjaan di Ukraina, 16 Orang Tewas dan 50 Luka-luka
Sebelumnya, jaksa kejahatan perang Ukraina melaporkan bahwa 14 mayat telah ditemukan di reruntuhan, dan satu orang meninggal karena luka-luka mereka di rumah sakit.
Setidaknya 40 laporan orang hilang telah disampaikan oleh penduduk setempat yang mencari orang-orang terkasih di dalam gedung.
Ketika rudal itu menyerang, ledakan memicu kebakaran besar yang membutuhkan lebih dari empat jam untuk dipadamkan oleh 300 pekerja darurat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kondisi-pu2ng-diserang-misil-rusia-pada-senin-2762022.jpg)