Anak Ridwan Kamil Hilang
Sosok Beni Penggali Makam Eril, Teteskan Air Mata saat Gali Liang Lahad: Dia Orang Baik
Inilah cerita Beni, sosok penggali makam Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Inilah cerita Beni, sosok penggali makam Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Cimaung, Kabupaten Bandung.
Dikutip dari Kompas.com, prosesi pemakaman Eril tidak lepas dari jasa penggali kubur yang rela menggali liang lahad sejak dini hari.
Beni ditunjuk sebagai koordinator penggali kubur untuk tempat peristirahatan Eril.
Baca juga: Minta Izin pada Eril untuk Lanjutkan Hidup, Ridwan Kamil: Selamat Beristirahat dengan Tenang
Mau tidak mau, dia harus memantau lokasi hingga memikirkan hal teknis sebelum jenazah Eril tiba di Tanah Air.
"Hari Kamis saya cek lokasi ke sini, hari Jumat kemudian ke sini lagi, hari Sabtu melakukan simulasi pemakaman, hari Minggu persiapan dan pembagian job desk," ungkap Beni saat ditemui usai pemakaman, Senin.
Dia kemudian mengerahkan rekan-rekannya untuk membantunya menggali liang lahad.
"Awalnya ada delapan orang, kemudian datang lagi yang ingin membantu sehingga semua ada 24 orang yang dikerahkan untuk menggali liang lahad Eril," sebut Beni.
Beni cukup mengenal Eril dari kejauhan sejak kecil.
Menurutnya, Eril merupakan sosok pemuda yang aktif dan suka berbagi.
Baca juga: Ucap Terima Kasih, Atalia Lega Berhasil Memenuhi Hak Terakhir Eril Putra Ridwan Kamil
Kebaikan Eril itu disaksikannya selama bergabung dalam Jabar Quick Response.
"Saya waktu menggali sempat berkaca-kaca sampai netes air mata membayangkan masa hidupnya Eril. Memang dia orang baik proses pemakaman pun berjalan baik," kata Beni.
Benih kebaikan Eril yang ditanam di masa hidupnya, cukup dirasakan banyak pihak yang mengenal Eril.
Kebaikan itu pun menular dan mengakar menjadi kenangan baik yang cukup menjadi inspirasi.
Menurut Beni, dengan bekal kebaikan itu proses pemakaman pun berjalan tanpa ada kendala.
"Alhamdulillah lancar tidak ada kendala tidak ada hambatan tidak ada yang aneh-aneh lancar sampai upacara pemakaman selesai," pungkasnya.
Baca juga: Pidato Ridwan Kamil saat Pemakaman Eril: Kehilangan Paling Besar, tapi Dilimpahi Kasih yang Akbar