Terkini Nasional
Jokowi Sebut Ada Perdana Menteri Memohon ke Indonesia Dikirimi Minyak Goreng: Beliau Meminta-minta
Presiden RI Joko Widodo bercerita tentang seorang perdana menteri di sebuah negara memohon kepada Indonesia agar dikirmi minyak goreng.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bercerita ada seorang perdana menteri memohon-mohon kepadanya agar Indonesia bersedia mengirimkan minyak goreng.
Jokowi menjelaskan, kejadian seorang PM meminta-minta minyak goreng ini terjadi pada Minggu (12/6/2022) malam.
Dikuip TribunWow.com, kala itu dirinya menerima sebuah panggilan telepon dari seorang perdana menteri.
Baca juga: Jokowi Dikabarkan Bakal Reshuffle Kabinet 15 Juni 2022, Pratikno: Banyak Sekali Permasalahan
Baca juga: Cerita Warga Ende NTT Kaget Dikunjungi Jokowi, Malam-malam Presiden di Depan Pintu Beri Sesuatu
"Saya mendapatkan telepon dari seorang perdana menteri, tidak usah saya sebutkan," ucap Jokowi dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022, Selasa (14/6/2022).
Presiden Jokowi kemudian menirukan perkataan sang PM tersebut kepadanya pada saat itu.
"Beliau meminta-minta betul 'Presiden Jokowi, tolong dalam sehari, dua hari ini kirim yang namanya minyak goreng, stok kami betul-betul sudah habis, dan kalau barang ini tidak datang akan terjadi krisis sosial ekonomi yang berujung pada krisis politik'," jelas Jokowi menirukan perkataan PM tersebut.
Jokowi kemudian menjelaskan bahwa krisis yang ia maksud tersebut telah terjadi di Srilanka.
Kemudian Jokowi menjelaskan bahwa Bank Dunia dan IMF telah menyampaikan akan ada 60 negara di dunia yang ekonominya akan ambruk.
Dari total 60, 40 di antarnya dipastikan akan ambruk sektor ekonominya.
Jokowi sebelumnya telah menjelaskan bahwa dunia saat ini menghadapi masa ketidakpastian baik dalam bidang energi, ekonomi, maupun pangan.
Sebelumnya diberitakan, larangan ekspor minyak sawit diberlakukan pemerintah Indonesia.
Hal tersebut mengingat meningkatnya harga minyak goreng di Indonesia.
Dikutip TribunWow.com dari Channelnewsasia, dampak itu langsung dirasakan oleh negara tetangga, Malaysia, Senin (25/4/2022).
Diketahui, Malaysia harus menyiapkan permintaan global setelah kemungkinan ekpor akan beralih ke negeri Jiran tersebut.
Namun, masalah lain yakni para pelaku industri minyak sawit di Malaysia yang kekurangan tenaga kerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2-rakornas-pengawasan-intern-pemerintah-tahun-2022-14-juni-2022.jpg)