Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Bakal Bahas Ekspor Gandum, Presiden Turki Berencana Adakan Pembicaraan dengan Putin dan Zelensky

Presiden Turki mengungkap berencana untuk mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin dan mitra Ukraina Vladimir Zelensky. Bahas apa?

AFP/Andreas Solaro
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Terbaru, Presiden Turki mengungkap berencana untuk mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin dan mitra Ukraina Vladimir Zelensky. Bahas apa? 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkap berencana untuk mengadakan pembicaraan minggu depan dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin dan mitra Ukraina Vladimir Zelensky.

Dilansir Tribunnews.com, pembicaraan tersebut rencananya membahas soal ekspor biji-bijian yang aman dari Ukraina, menurut video pertemuannya dengan pemuda Turki yang dirilis oleh kantor kepresidenan.

"Ada perang yang terjadi antara Ukraina dan Rusia, dan kami tahu bahwa sebagian besar produk pertanian berasal dari negara-negara ini," katanya, dikutip TASS Selasa (14/6/2022).

Baca juga: VIDEO Penampakan Depot Persenjataan Bantuan AS dan Eropa di Ukraina yang Hancur Diserang Rusia

"Pada tahap ini, kami tidak memiliki masalah dengan ini, kami memiliki 5 juta ton gandum di gudang kami, tetapi kami ingin meningkatkan volume ini."

“Kami akan ambil bagian dalam pekerjaan (menciptakan koridor yang aman untuk pengiriman produk pertanian – TASS) tidak hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk negara ketiga,” lanjutnya.

"Negosiasi sedang berlangsung. Dalam minggu mendatang kami akan berdiskusi dengan Zelensky dan Putin langkah apa yang bisa diambil."

Putin sebelumnya mengatakan Moskow siap untuk menjamin ekspor biji-bijian tanpa hambatan jika Ukraina membersihkan pelabuhan tambangnya sendiri.

Presiden Rusia itu juga mengaku dapat mengatur ekspor melalui pelabuhan yang dikendalikan oleh pihak Rusia: Berdyansk dan Mariupol.

Baca juga: Eks Menteri Polandia Sarankan Barat Pasok Nuklir ke Ukraina, Rusia Kecam dan Ancam Lakukan Ini

Ekspor Gandum Ukraina melalui Polandia dan Rumania Menghadapi Kemacetan

Dikutip CNBC, pejabat Ukraina mengatakan Kyiv menetapkan dua rute melalui Polandia dan Rumania untuk mengekspor biji-bijian dan mencegah krisis pangan global meskipun kemacetan telah memperlambat rantai pasokan, kata Kyiv, Minggu.

Wakil Menteri Luar Negeri Dmytro Senik mengatakan keamanan pangan global terancam karena invasi Rusia ke Ukraina telah menghentikan ekspor biji-bijian Laut Hitam Kyiv, yang menyebabkan kelangkaan dan melonjaknya harga.

Ukraina adalah pengekspor biji-bijian terbesar keempat di dunia dan dikatakan ada sekitar 30 juta ton biji-bijian yang disimpan di wilayah yang dikuasai Ukraina yang coba diekspor melalui jalan darat, sungai dan kereta api.

"Ukraina sedang dalam pembicaraan dengan negara-negara Baltik untuk menambah koridor ketiga untuk ekspor makanan," kata Senik.

Baca juga: Pidato Ridwan Kamil saat Pemakaman Eril: Kehilangan Paling Besar, tapi Dilimpahi Kasih yang Akbar

Dia tidak memberikan rincian tentang berapa banyak gandum yang telah dipindahkan atau akan dipindahkan melalui rute ini.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved