Konflik Rusia Vs Ukraina
Kelanjutan Wacana Pertemuan Zelensky dan Putin, Rusia Sebut Tak Perlu Temui Ukraina karena Hal Ini
Pihak Rusia buka suara atas proposal pertemuan langsung antara Presidennya, Vladimir Putin dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Syarat agar Putin Bersedia Temui Zelensky
Rusia menekankan Presiden Vladimir Putin tak pernah menolak untuk bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Namun, Putin sempat menyatakan bahwa sikap Ukraina telah mencederai perundingan damai.
Karenanya, ada beberapa kondisi yang harus ditepati Kiev sebelum berbicara langsung dengan pimpinan Moskow.
Dilansir TribunWow.com dari TASS, Kamis (14/4/2022), Juru Bicara Kepresidenan Dmitry Peskov
mengatakan Putin pada prinsipnya tidak pernah menolak untuk mengadakan pertemuan dengan Zelensky.
Tetapi sebuah dokumen harus sudah disusun sebelum pertemuan tersebut diatur.
"Tidak ada novasi rinci mengenai masalah ini," kata Peskov.
"Kami telah membicarakan tentang pertemuan ini dengan mengatakan bahwa pada prinsipnya presiden (Rusia) tidak pernah menolaknya, tetapi kondisi tertentu harus diatur sebelum pertemuan ini, yaitu adanya teks dokumen."
Hal ini diungkapkan menyusul proposal Turki untuk mengadakan pertemuan penentuan tersebut.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Selasa bahwa dia percaya bahwa hanya Ankara yang mampu membantu mencapai kemajuan dalam negosiasi yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.
"Kami sedang melakukan negosiasi dengan para pihak dan mengupayakan untuk mengatur pertemuan," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan dalam sebuah wawancara dengan NTV, Kamis (14/4/2022).
Menurut diplomat tersebut, pertemuan semacam itu tergantung pada kesepakatan pemimpin Rusia.
Cavusoglu percaya bahwa kemungkinan pertemuan para pemimpin Rusia dan Ukraina bukanlah prospek yang jauh.
Namun, Presiden Rusia Putin mengatakan pada hari Selasa, bahwa Kiev mendorong negosiasi dengan Moskow ke jalan buntu lagi dengan menyimpang dari kesepakatan yang dicapai di Istanbul.
Diketahui, perundingan Rusia-Ukraina dimulai pada 28 Februari dengan beberapa pertemuan antara kedua delegasi diadakan di Belarus.
Kemudian, para perwakilan negara melanjutkan kontak melalui konferensi video.
Pada 29 Maret, putaran pembicaraan tatap muka baru diadakan di Istanbul.(TribunWow.com/Via)