Konflik Rusia Vs Ukraina
Pendukung Putin Peringatkan Perang Nuklir Bakal Terjadi jika Barat Terus Bantu Ukraina: Akan Hancur
Presenter televisi Rusia Vladimir Solovyov yang juga dikenal sebagai 'boneka' Putin ikut kesal dengan tambahan bantuan Barat ke Ukraina.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Bantuan dari Barat untuk Ukraina terus bertambah meski Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan soal konflik berkepanjangan yang akan terjadi.
Kemudian, presenter televisi Rusia Vladimir Solovyov yang juga dikenal sebagai 'boneka' Putin ikut kesal dengan tambahan bantuan tersebut.
Ia pun memperingatkan bahwa ancaman perang nuklir dapat terjadi menyusul banyaknya bantuan yang diberikan Barat pada Ukraina.
"Kita sedang menghadapi "halaman berdarah sejarah dunia" karena perang nuklir akan segera terjadi."
"Semuanya bergerak ke arah itu. Saya harap kita akan hidup melalui ini," katanya di saluran Russia1, dikutip dari Express.
Baca juga: Menangis dan Memohon demi Lindungi Warga Ukraina, Tentara Rusia Ditembak Mati Rekannya
Menurutnya, jika bantuan Barat untuk Ukraina terus berkembang, ia menyebut hanya mutan yang bisa bertahan.
Sebab, sisanya akan hancur dalam serangan nuklir.
"Jika semuanya terus berkembang seperti itu, hanya beberapa mutan di Danau Baikal yang akan bertahan."
"Sisanya akan dihancurkan dalam serangan nuklir besar-besaran."
"Karena jika NATO memutuskan mereka dapat menempatkan apa pun yang mereka inginkan di perbatasan kami, mereka akan mengirim lebih banyak senjata Amerika ke Ukraina, Ukraina akan menembak dan akhirnya mengenai salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir kami," ujarnya.
Bahkan, presenter yang juga dikenal sebagai 'suara' Putin itu mengungkapkan pernyataan yang membuat takut.
"Prosesnya akan dengan cepat menjadi tidak terkendali."
"Semua orang akan mendapatkan apa yang mereka minta. Bang! Dan tidak ada yang tersisa," tuturnya.
Baca juga: Otoritas Ukraina Minta Warga Sipil Ramai-ramai Kumpulkan Bukti Kejahatan Perang Rusia Pakai Cara Ini
Panelis Vitaly Tretyakov, seorang analis politik juga menimpali dengan pesan yang membingungkan.
"Ya, kita harus bahagia. Kecuali orang-orang muda mungkin tidak berbagi definisi kebahagiaan ini."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-rusia-vladimir-putin-menyaksikan-parade-militer-hari-kemenangan-di-lapangan-merah.jpg)