Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Dikirimi Pemerintah AS Surat, Dubes Rusia Ngaku Dibujuk Berkhianat dan Diminta Kecam Putin

Dubes Rusia di AS mengaku mendapat kiriman surat yang isinya sebuah bujukan agar ia mengutuk negaranya sendiri terkait konflik di Ukraina.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube World Affairs
Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS), Anatoly Antonov mengaku mendapat kiriman surat yang isinya bujukan agar sang Dubes Rusia tersebut mau mengkhianati negaranya sendiri. 

TRIBUNWOW.COM - Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS), Anatoly Antonov mengaku mendapat kiriman surat yang isinya bujukan agar sang Dubes Rusia tersebut mau mengkhianati negaranya sendiri.

Menurut keterangan Anatoly surat tersebut dikirimkan via e-mail.

Surat tersebut meminta agar Anatoly mencela negaranya sendiri yakni Rusia serta mengutuk aksi yang dilakukan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca juga: Tolak Kirim Ukraina Iron Dome agar Tetap Harmonis dengan Rusia, Israel Diminta Keluar Zona Nyaman

Baca juga: VIDEO 12 Perwira Rusia Dihukum karena Kirim 600 Wajib Militer ke Invasi Ukraina, Langgar Janji Putin

Dikutip TribunWow.com dari Tass.com, pernyataan ini disampaikan oleh Anatoly dalam sebuah acara televisi Rusia, pada Selasa (7/6/2022) malam.

"Dan saya direkomendasikan untuk membuat sebuah pertanyaan kepada kantor Wakil Sekretaris Negara AS Wendy Sherman jika saya siap untuk menerima permintaan tersebut," kata Antonov.

Antonov menyampaikan, Kedubes Rusia telah meminta penjelasan kepada pemerintah AS terkait masalah ini.

Ia menjelaskan, kejadian yang ia alami tidak akan pernah menimpa para diplomat dan dubes AS yang berada di Moskow, Rusia.

Antonov menjelaskan, dirinya juga sempat melihat sejumlah orang membagikan kartu berisi nomor telepon kepada pegawai Kedubes Rusia di AS serta mengundang mereka untuk berkomunikasi dengan agen FBI.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menuduh Rusia 'mengekspor bencana kelaparan', Senin (5/6/2022).

Ia menyebut Rusia telah menanam ranjau di lahan pertanian di Ukraina, memblokir ekspor makanan Ukraina dan mencuri gandum untuk dijual ke seluruh dunia.

Hal ini diklaim dilakukan sebagai bagian dari rencana untuk memeras Barat agar mencabut sanksi global yang dijatuhkan ke negara tersebut.

Dikutip TribunWow.com dari Daily Mail, Selasa (7/6/2022), selama pertemuan dengan lembaga bantuan dan kelompok sektor swasta, Blinken mengatakan bahwa 20 juta ton gandum terperangkap di Silo dekat pelabuhan Ukraina Odessa.

Selain itu ada lebih banyak pasokan makanan terjebak di kapal yang tidak bisa berangkat karena diadang kapal perang Rusia.

Baca juga: Dianggap Rusia Ceroboh, AS Disebut Tak Pedulikan Risiko saat Kirim Ukraina Senjata

Baca juga: Disetrum Berminggu-minggu oleh Agen Rusia, Mayat Tentara Ukraina Dipulangkan ke Ibunya

Ia menilai hal ini sengaja dilakukan untuk menciptakan krisis pangan dunia demi membalas sanksi Barat.

"Ini semua disengaja," tuding Blinken.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Amerika SerikatRusiaKonflik Rusia Vs UkrainaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelenskiy
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved