Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Bahas Konflik Ukraina Lewat Telepon, 2 Kolonel Tentara Rusia Gosipkan Putin

Radio pemerintah AS menyiarkan rekaman percakapan dua tentara Rusia berpangkat tinggi.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Capture Video The Sun
Presiden Rusia Vladimir Putin ketika menghadiri acara kebaktian gereja, Minggu (24/4/2022). Putin dikabarkan menunjukkan gelagat aneh yang merujuk pada penyakit Parkinson. 

TRIBUNWOW.COM - Radio milik pemerintah Amerika Serikat (AS) disebut telah berhasil menyadap percakapan dua tentara Rusia berpangkat tinggi.

Bercakap lewat telepon, kedua tentara Rusia tersebut diketahui bergosip menjelek-jelekkan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kejadian ini bukan kali pertama, sebelumnya juga banyak ditemukan tentara Rusia berpangkat rendah merasa menyesal terlibat perang bahkan ada yang membelot bergabung dengan pasukan militer Ukraina.

Baca juga: VIDEO Rusia Ragukan Ucapan Ukraina soal Rudal Canggih dari AS yang Mampu Jangkau Negaranya

Baca juga: Rusia Sebut Janji AS-Jerman Kirim Rudal dan Sistem Roket ke Ukraina bak Menuang Bahan Bakar ke Api

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, berdasarkan percakapan yang berhasil disadap, kedua tentara Rusia yang berkomunikasi berpangkat kolonel.

Dua tentara Rusia itu bernama Maxim Vlasov (42) dan Vitaly Kovtun (47).

Kovtun bercerita bahwa saat ini banyak pihak di Rusia yang marah atas kegagalan Putin melancarkan serangan ke Kiev/Kyiv, Ukraina.

Ketidakpuasan juga ditujukan kepada Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu yang dianggap tidak kompeten dalam menangani isu militer.

Kedua kolonel tersebut turut membahas kekalahan besar pasukan militer Rusia.

Sebelumnya, di tengah konflik yang berlarut-larut, beberapa tentara Rusia dikabarkan berbondong-bondong membelot dan berpindah kubu ke Ukraina.

Bahkan para tentara Rusia yang membelot membuat divisi khusus di pasukan militer Ukraina.

Dalam foto yang beredar tampak para tentara Rusia yang membelot diajari oleh tentara Ukraina cara menggunakan senjata peluncur roket anti tank modern.

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, para tentara Rusia itu menamakan diri mereka Pasukan Kebebasan Rusia.

Kementerian Pertahanan Ukraina sempat menyampaikan pada Rabu (30/3/2022), komandan dalam pasukan ini rutin mengunjungi para tentara Rusia yang ditahan dan dipilih siapa yang mau membelot ke kubu Ukraina.

Para tentara Rusia yang ditahan disebut sehati ingin memerangi pasukan Chechnya yang dipimpin oleh Ramzan Kadyrov.

Di sisi lain, sejumlah tentara Rusia saat ini disebut tengah ramai-ramai melakukan pemberontakan terhadap komandan mereka atas konflik di Rusia-Ukraina.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyTentaraAmerika Serikat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved