Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Merasa Putus Asa dan Ancam Menyerah, Para Prajurit Anak Buah Zelensky Ditangkap Militer Ukraina

Mengungkapkan situasi putus asa dan bahkan mengancam akan menyerah ke Rusia, para prajurit Ukraina berakhir ditangkap oleh militer negaranya sendiri.

Tayang:
Photo by Handout/Russian Defence Ministry /AFP/HANDOUT
Tangkapan layar ini diperoleh dari video selebaran yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada 17 Mei 2022, menunjukkan anggota layanan Ukraina saat mereka digeledah oleh personel militer pro-Rusia setelah meninggalkan pabrik baja Azovstal yang terkepung di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina. 

TRIBUNWOW.COM – Mengungkapkan situasi putus asa dan bahkan mengancam akan menyerah ke Rusia, para prajurit Ukraina berakhir ditangkap oleh militer negaranya sendiri.

Disebutkan, prajurit itu berasal dari Brigade Pertahanan Teritorial ke-115 di Severedonetsk.

Situasi Severedonetsk saat ini tengah berada dalam kepungan Rusia, dan menjadi titik penting penguasaan wilayah Donbass.

Kanal Telegram saluran penyiaran Anna News , Selasa (24/5/2022), membagikan rekaman video belasan hingga puluhan tentara Ukraina berada di ruangan penahanan.

Baca juga: Malu karena Sikap Putin, Diplomat Senior Rusia Mengundurkan Diri dari PBB akibat Invasi ke Ukraina

Para prajurit itu dikenai tuduhan desersi dari tugas dan ditahan di pusat penahanan pra-persidangan militer Ukraina.

Pada rekaman pendek video yang beredar di kanal-kanal Telegram Rusia dan Ukraina sebelumnya, sekelompok prajurit dari Brigade Jager 17 mengungkapkan kekecewaan pada komando militer Ukraina.

Mereka merasa terisolasi, kekurangan peralatan, memperlihatkan kemerosotan moral tempur saat pasukan Rusia memperluas cengkeramannya di Donbass.

Perkembangan terkini sepanjang Selasa 24 Mei 2022, pasukan Rusia menerobos masuk wilayah kota Liman dan mengibarkan bendera Rusia di puncak sebuah Gedung tinggi.

Sehari sebelumnya, pasukan Rusia melewati daerah yang masih dikontrol Angkatan Bersenjata Ukraina dan memasuki kota dari arah utara di permukiman Stavki.

Menyusul kehadiran pasukan Rusia, unit-unit militer Ukraina yang tersisa meninggalkan bagian utara dan barat kota dan melintasi rel kereta api yang terletak di pinggiran barat.

Pada pagi 24 Mei, artileri Rusia menghantam posisi unit Armed Forces of Ukraina (AFU) di bagian timur dan selatan kota.

Pada saat yang sama, pertempuran jalanan dilaporkan berlanjut di daerah perkotaan di pusat Liman dan utaranya.

Beberapa sumber di kepemimpinan Republik Donetsk dan Luhansk awalnya mengklaim kota itu berada di bawah kendali penuh pasukan Rusia.

Baca juga: Rekaman Ponsel Tentara Rusia Ungkap Keseharian Pasukan Putin, Sebut Rekannya Jadi Daging Giling

Meskipun demikian, laporan-laporan ini dianggap terlalu dini meskipun situasi buruk dialami pasukan Kyiv.

Sumber-sumber pro-Rusia melaporkan sejumlah besar pasukan Kyiv menyerah kepada pasukan Rusia.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
UkrainaRusiaVolodymyr Zelenskymiliter
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved