Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin Dikabarkan Absen sejak Selasa, Media Oposisi Rusia Sebut Perannya Diganti Sosok Ini
Penampilan publik Presiden Rusia Vladimir Putin di televisi minggu lalu dikabarkan hanyalah rekayasa.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Penampilan publik Presiden Rusia Vladimir Putin di televisi minggu lalu dikabarkan hanyalah rekayasa.
Sumber oposisi mengklaim hal itu dilakukan untuk menutupi ketidakhadirannya, yang akan meningkatkan spekulasi baru tentang kesehatannya.
Diduga, rekaman lama Putin digunakan dalam beberapa pertemuan sementara tugas kenegaraan didelegasikan pada orang kepercayaannya.
Baca juga: Putin Klaim Rusia Kena Serangan Siber Dahsyat, Ungkap Pelaku dan Sebut Berhasil Digagalkan
Baca juga: Akui Rusia sempat Ingin Gabung NATO, Putin Sebut Sengaja Dihalangi AS, Ada Konflik Kepentingan?
Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Minggu (22/5/2022), mantan kepala FSB Nikolai Patrushev diberi kepercayaan mengendalikan siaran virtual Kremlin.
Menurut saluran General SVR, oultet media oposisi Rusia, ajudan terpercaya Putin itu kini merupakan penerima pengarahan tingkat atas yang biasanya ditujukan langsung ke presiden.
Outlet yang sama sebelumnya telah menegaskan bahwa Putin akan menjalani operasi terkait dengan kondisi kanker, dan kepergiannya telah diperkirakan di tengah perang Ukraina.
Mengklaim mendapat informasi orang dalam Kremlin, saluran itu mengatakan tokoh-tokoh kunci Rusia percaya bahwa Putin sakit parah yang telah mengubah dinamika negara.
Kabar ketidakhadiran Putin sejak Selasa tidak dapat diverifikasi, tetapi saluran tersebut mengatakan ada kesamaan tampilan Putin dengan video yang direkam sebelumnya.
Pertemuan tatap muka dengan kepala Rostech Sergei Chemezovand Rosatom kepala Alexey Likhachev itu disiarkan pada hari Rabu dan Kamis tetapi dikatakan telah terjadi lebih awal dan disimpan untuk memberi kesan bahwa Putin masih aktif.
Tidak jelas apakah penampilan dewan keamanan virtual bersama Putin pada hari Jumat juga dianggap sebagai rekayasa.
Dalam pertemuan itu, Putin mengulang klaim lama soal Barat sedang berusaha meretas situs web utama pemerintah Rusia.
Postingan itu tidak menjelaskan apakah dugaan ketidakhadirannya untuk operasi atau tujuan lain.
Putin tidak menonjolkan diri selama akhir pekan ketika pasukan Rusia meningkatkan serangan mereka ke Ukraina.
Hanya Patrushev, sekretaris dewan keamanan dan sekutu garis keras Putin, yang saat ini mempertahankan komunikasi resmi dengan presiden.
"Mari kita lihat berapa lama ini berlangsung, tetapi situasinya semakin tegang," kata General SVR.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-rusia-vla2-senjata-nuklir-pada-rabu-2742022.jpg)