Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Suaminya Dibunuh Tentara Rusia, Wanita di Ukraina Sempat Merasa Kasihan ke Pelaku

Seorang istri di Ukraina sempat merasa kasihan kepada tentara Rusia pelaku pembunuh suaminya.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube The Telegraph
Sersan Vadim Shyshimarin (21) dihadirkan langsung dalam persidangan di Kyiv/Kiev pada Jumat (13/5/2022) atas kasus kejahatan perang yang menjerat dirinya. 

TRIBUNWOW.COM - Wanita di Ukraina bernama Kateryna Shelipova sempat dipertemukan dengan tentara Rusia yang membunuh suaminya yakni Vadim Shishimarin (21).

Kateryna dan Shishimarin dipertemukan dalam persidangan terhadap Shishimarin pada Kamis (19/5/2022).

Shishimarin kini tengah diadili atas kasus kejahatan perang telah membunuh suami Kateryna yang merupakan warga sipil.

Sersan Vadim Shyshimarin (21) dihadirkan langsung dalam persidangan di Kyiv/Kiev pada Jumat (13/5/2022) atas kasus kejahatan perang yang menjerat dirinya.
Sersan Vadim Shyshimarin (21) dihadirkan langsung dalam persidangan di Kyiv/Kiev pada Jumat (13/5/2022) atas kasus kejahatan perang yang menjerat dirinya. (YouTube Guardian News)

Baca juga: Aman dari Hinaan hingga Diberi Kasur dan Makan, Ini Kondisi Tahanan Perang dari Azovstal di Rusia

Baca juga: VIDEO Rusia Tetap Pasok Gandum ke Negara yang Jatuhkan Sanksi di Tengah Perang Ukraina

Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, sebelum bertemu langsung dengan Shishimarin, Kateryna mengaku dirinya justru merasa kasihan kepada Shishimarin.

Kateryna mengatakan, meskipun merasa kasihan, ia tetap tidak bisa memaafkan kejahatan yang dilakukan oleh Shishimarin.

Kala itu Kateryna mengaku sempat mendengar suara senjata api yang membunuh suaminya.

Begitu ia keluar dari rumah, Kateryna melihat Shshimarin sedang memegang senjata.

Seusai melihat Shishimarin, barulah Kateryna melihat jasad suaminya.

"Dia tewas dengan luka tembak di kepala. Saya mulai berteriak sangat kencang," kata Kateryna.

Diketahui Shysimarin dan Kateryna sempat berbincang sebelum akhirnya Shysimarin memohon minta diampuni.

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, berikut adalah percakapan yang terjadi antara Shysimarin dan Kateryna.

"Jelaskan kepada saya apa yang kamu rasakan ketika kamu membunuh suami saya? Apakah kamu menyesali kejahatan ini?" kata Kateryna.

"Saya mengaku bersalah. Saya memahami Anda tidak akan bisa memaafkan saya. Saya memohon pengampunan," ujar Shysimarin.

Tak menanggapi permohonan Shysimarin, Kateryna kembali menanyakan hal lain.

"Mohon jelaskan, mengapa Anda datang ke sini? Untuk melindungi kita? Dari siapa? Dari suami saya yang Anda bunuh?" kata Kateryna.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaKasus PembunuhanVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved