Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Putin Puji Perjuangan Para Tentara Rusia yang Muslim di Ukraina: Menunjukkan Keberanian

Presiden Putin memuji para umat muslim yang tergabung dalam pasukan militer Rusia yang berpartisipasi dalam konflik di Ukraina.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
youtube kompastv
Ribuan pria dari Chechnya bersedia menawarkan bantuan kepada angkatan bersenjata Rusia. Dilihat dari video APTN, ada 12.000 sukarelawan lokal berkumpul di alun-alun pusat ibukota regional, Grozny. Pernyataan itu diungkapkan Pemimpin Republik Chechnya Ramzan Kadyrov saat militer Moskow melakukan serangan hari kedua di Ukraina, Pada Jumat (25/2/2022). Ilustrasi pasukan beragama muslim yang membantu Rusia. 

TRIBUNWOW.COM - Pujian disampaikan oleh Presiden Rusia Vladmir Putin kepada pasukan militernya.

Apresiasi yang diberikan oleh Putin ini khusus ditujukan kepada para tentara Rusia yang beragama Islam alias muslim.

Pujian ini disampaikan atas partisipasi para umat muslim tersebut dalam operasi militer spesial di Ukraina.

Sepasukan tentara Chechnya dikirim ke medan perang Ukraina untuk membela Rusia, diunggah Kamis (12/4/2022).
Sepasukan tentara Chechnya dikirim ke medan perang Ukraina untuk membela Rusia, diunggah Kamis (12/4/2022). (Capture Telegram Kadyrov_95)

Baca juga: Temui Istri Korbannya di Persidangan, Tentara Rusia Pelaku Kejahatan Perang Memohon Pengampunan

Baca juga: Saat Senjata Laser Rusia Diejek Presiden Ukraina: Mereka Tidak Miliki Peluang, Menunjukkan Kegagalan

Dikutip TribunWow.com dari tass.com, pernyataan ini disampaikan oleh Putin dalam peringatan 1,100 tahun Islam di Tatarstan, pada Kamis (19/5/2022).

"Tentara muslim yang terlibat dalam operasi militer spesial di Ukraina telah menunjukkan keberanian dan pengorbanan," kata Putin.

Putin menekankan bagaimana generasi muda umat muslim di Rusia telah menghormati tradisi dan praktik leluhur mereka, di antaranya adalah patriotisme dan keadilan.

Putin juga menekankan bahwa Rusia menanggap penting menjalin hubungan baik dengan negara-negara muslim dalam bidang perekonomian, pendidikan, hingga teknologi, bahkan isu kemanusiaan.

Di sisi lain, seorang pejabat tinggi pemerintah Rusia secara pribadi menganggap Amerika Serikat (AS) sebagai negara musuh.

Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin yakni Dmitry Peskov pada Selasa (17/5/2022).

Peskov mengungkit bagaimana negara-negara barat saat ini semakin terang-terangan terlibat dalam konflik antara Ukraina dan Rusia.

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, sampai saat ini secara resmi pemerintah Rusia masih menganggap AS sebagai negara yang tak bersahabat.

Peskov mengungkit bagaimana cadangan devisa milik Rusia yang disimpan di institusi-institusi negara-negra barat saat ini tengah dibekukan.

"Itu adalah uang yang dimiliki oleh Anda (masyarakat) dan saya," kata Peskov.

"Itu dicuri dari kita."

Baca juga: VIDEO Perang Nuklir Rusia dan NATO di Ukraina Bisa Pecah jika Moskwa Mengawali, Ini Dampaknya

Baca juga: Menikah saat Konflik, Wanita di Ukraina Menjanda dalam Waktu 3 Hari karena Serangan Tentara Rusia

Peskov turut mengungkit bagaimana penasihat pasukan militer Inggris juga terang-terangan terlibat mengarahkan pasukan nasionalis Ukraina tentang taktik yang harus dilakukan serta memberikan intelijen.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyMuslim
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved