Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Resign Kerja demi Bantu Ukraina, Warga Inggris Lihat Hal Mengerikan Terjadi pada Prajurit Perang

Tiga warga asal Inggris mengaku melihat langsung kengerian dalam konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AFP
Israel mulai mengerahkan ribuan tentara ke perbatasan Gaza dan menempatkan sejumlah artileri dekat perbatasan di tengah konflik Palestina vs Israel, Kamis (14/5/2021). Terbaru, ilustrasi senjata artileri. 

TRIBUNWOW.COM - Tiga warga negara asal Inggris rela meninggalkan pekerjaan mereka demi menjadi prajurit sukarelawan membantu Ukraina melawan pasukan militer Rusia.

Berada langsung di garis depan, ketiga warga Inggris tersebut mengaku sempat melihat langsung bagaimana ledakan artileri menghantam seorang tentara dan mengakibatkan luka parah pada korban.

Ketiga warga Inggris itu adalah Ben (22), Tim (33), dan Connor (23).

Baca juga: VIDEO Pasokan Amunisi Rusia di Kota Izyum Dihancurkan Ukraina, Diprediksi akan Buat Moskow Melemah

Baca juga: Sempat Ancam dengan Nuklir, Putin Kini Mengaku Rusia Tak Punya Masalah dengan Finlandia dan Swedia

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, ketiganya memutuskan untuk resign dari pekerjaan mereka setelah menonton di televisi tentang dampak konflik Ukraina Vs Rusia.

Kala itu mereka melihat berita yang menampilkan bagaimana para pengungsi berbondong-bondong pergi meninggalkan Ukraina.

Ben mengaku keinginan dirinya pergi ke Ukraina sempat ditentang oleh teman-temannya.

"Tetapi saya tidak menyesali apa yang telah saya lakukan," ujar Ben.

Ben mengaku bangga dapat membantu Ukraina dalam perang melawan kejahatan.

Ben menyampaikan, pada suatu hari ia sempat melihat langsung dampak dari serangan artileri.

Kala itu Ben melihat seorang tentara Ukraina dalam kondisi luka parah yang mana bagian tubuh korban mental hingga tersangkut di ranting pohon.

"Saya tidak akan pernah lupa suara artileri Rusia, sangat mengerikan, seperti belasan kereta barang melaju ke arah kami," kata Ben.

Ben dan dua relawan lainnya diketahui bertugas sebagai tenaga medis.

Sebelum pergi ke Ukraina, sehari-hari Ben bekerja sebagai asisten perawat di sebuah rumah sakit di London.

Ben yakin pengetahuannya tentang ilmu medis dapat membantu di Ukraina.

Kerusakan lingkungan di Ukraina akibat perang yang diinisiasi Rusia semakin memprihatinkan.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
RusiaUkrainaTentaraInggris
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved