Konflik Rusia Vs Ukraina
Pakar Sebut Putin Butuh Nuklir dan 800 Ribu Pasukan Tambahan agar Rusia Bisa Menang dari Ukraina
Mantan komandan NATO mengatakan satu-satunya jalan keluar bagi Rusia dari invasi Ukraina adalah meningkatkan ekskalasi konflik.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Mantan komandan NATO mengatakan satu-satunya jalan keluar bagi Rusia dari invasi Ukraina adalah meningkatkan ekskalasi konflik.
Dikatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin membutuhkan tambahan pasukan atau mengirim nuklir agar bisa menang dari Ukraina.
Ia membutuhkan kemenangan itu karena dikabarkan sedang dalam posisi yang sulit karena terancam digulingkan.

Baca juga: Rangkuman Pidato Putin di Hari Kemenangan Rusia, Tak Sebut Ukraina hingga Beri Instruksi Berikut
Baca juga: Putin Hindari Sebut Ukraina pada Pidato Hari Kemenangan, Pakar Nilai Ada Korelasi dengan Kekalahan
Hal ini diungkapkan oleh Sir James Everard, mantan Wakil Panglima Tertinggi Sekutu NATO di Eropa.
Sir James memperingatkan bahwa Putin akan digulingkan oleh para jenderalnya jika dia tidak segera mengamankan kemenangan yang solid di Ukraina.
"Dia berada di tempat yang mengerikan. Itu sepenuhnya buatannya sendiri," kata Sir James dilansir TribunWow.com dari The Sun, Senin (9/5/2022).
"Saya tidak bisa melihat dia mencapai tujuannya tanpa meningkat secara konvensional."
Mantan komandan tertinggi mengutip laporan mengenai posting Telegram terbaru perusahaan Wanger, sebuah kelompok tentara bayaran yang diduga disewa Putin.
Kelompok tersebut mengklaim Moskow perlu memobilisasi 600 ribu hingga 800 ribu orang untuk mendapat kekalahan total Ukraina.
Tak disebutkan bagaimana angka itu diperoleh, tetapi jumlah tersebut dinilai sebagai ilustrasi yang layak terkait skala tantangan yang dihadapi Putin di Ukraina.
Sir James juga diperingatkan bahwa Putin dapat menggunakan nuklir untuk menyamakan kedudukan.
Hal ini dilakukan setelah Kyiv mendapat paket bantuan keuangan dan militer $ 33miliar dari AS yang menurut para ahli dapat mengubah gelombang yang menguntungkan Ukraina.
"Menerapkan logika manusia untuk masalah ini, tampaknya akan menjadi hal yang gila untuk dilakukan," kata Sir James tentang penggunaan nuklir oleh Rusia.
"Saya pikir itu akan mewakili kegagalan strategis besar dan saya tidak percaya pendukung yang dia miliki di seluruh dunia tidak akan mencair. Itu berarti lebih banyak isolasi."
"Tapi seperti yang dikatakan beberapa orang, ini adalah 'ancaman eksistensial' (bagi Rusia). Eksistensial adalah akhir yang sulit, bukan?"