Konflik Rusia Vs Ukraina
Ucap Siap Gunakan Nuklir? Ini Ancaman Terbaru Putin soal Konflik Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin kembali mengeluarkan ancaman terhadap konflik di Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Hanya saja, AS belum melihat banyak bukti praktis dari informasi yang akan menyebabkan kekhawatiran internasional itu.
Ia mengaku prihatin dan menekankan bahwa Presiden AS Joe Biden hingga saat ini masih menahan diri agar tak muncul ekskalasi perang lebih parah.
"Kami jelas sangat prihatin. Saya tahu Presiden Biden sangat prihatin untuk menghindari perang dunia ketiga, tentang menghindari ambang batas di mana konflik nuklir menjadi mungkin," ujar Burns.
Diketahui, Rusia memiliki banyak senjata nuklir taktis, yang kurang kuat daripada bom yang dijatuhkan Amerika Serikat di Hiroshima selama Perang Dunia II.
Burns yang pernah menjabat sebagai duta besar AS di Rusia, menilai Putin sebagai sosok yang penuh dendam, ambisi dan selalu merasa tidak aman.
"Setiap hari, Putin menunjukkan bahwa kekuatan yang menurun dapat setidaknya mengganggu seperti kekuatan yang meningkat," pungkas Burns.
Koper Berisi Tombol Pengendali Nuklir
Presiden Rusia Vladimir Putin terlihat menghadiri pemakaman di Moskow dikelilingi pengawal militernya, Jumat (8/4/2022).
Namun anehnya, seorang pengawal yang mengikuti Putin terlihat membawa koper berwarna hitam.
Disinyalir, koper tersebut merupakan tombol pengendali nuklir yang harus selalu di dekat Putin selama krisis Ukraina masih berlangsung.
Dikutip TribunWow.com dari The Sun, Minggu (10/4/2022), Putin datang ke Katedral Kristus Juru Selamat di Moskow, untuk memberikan penghormatan kepada ultra-nasionalis Vladimir Zhirinovsky.
Baca juga: Putin Disebut Tak Lagi Ingin Selesaikan Konflik Rusia-Ukraina secara Damai
Putin yang berpakaian hitam, membuat tanda salib di depan peti mati Zhirinovsky yang terbuka.
Zhirinovsky yang merupakan pemimpin politik dan sekutu Putin, diyakini telah menderita Covid-19 sebelum dirawat di rumah sakit.
Sementara itu, di belakang Putin, seorang perwira tinggi militer terlihat seperti membawa peralatan peluncuran untuk rudal strategis Kremlin.
Hal ini dianggap sebagai tanda mengerikan bahwa Putin dapat menggunakan senjata nuklir dalam invasi ke Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2merujuk-ke-senjata-nuklir-pada-rabu-2742022.jpg)