Konflik Rusia Vs Ukraina
Invasi Rusia ke Ukraina Hari ke-62, Moldova Diserang hingga Sekjen PBB Temui Putin
Sejumlah peristiwa penting terjadi pada hari ke-62 invasi Rusia ke Ukraina, Selasa (26/4/2022).
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah peristiwa penting terjadi pada hari ke-62 invasi Rusia ke Ukraina, Selasa (26/4/2022).
Harapan perdamaian muncul dari campur tangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang hari ini dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sementara itu, di tengah situasi konflik yang makin memanas, ledakan terjadi wilayah di negara tetangga Ukraina, Moldova.
Baca juga: Datangi Putin ke Moskow, PBB Turun Tangan Langsung Atasi Konflik Rusia dan Ukraina
Baca juga: Joe Biden Sebut Vladimir Putin Lakukan Genosida di Ukraina, PBB Beri Peringatan Berikut
Dilansir The Guardian, berikut sejumlah poin penting dari invasi Rusia ke Ukraina yang dirangkum TribunWow.com.
Kondisi Konflik
Menurut laporan intelejen Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan Rusia kemungkinan akan berusaha mengepung posisi Ukraina yang dijaga ketat di timur.
Kota Kreminna di wilayah Luhansk, dilaporkan telah jatuh, dan pertempuran sengit dilaporkan terjadi di selatan Izium, di provinsi Kharkiv.
Disebutkan pasukan Rusia berusaha maju menuju kota Sloviansk dan Kramatorsk dari utara dan timur.
Sementara itu, Kementerian pertahanan Rusia telah mengklaim bahwa semalam, empat fasilitas militer Ukraina terkena rudal presisi tinggi berbasis udara.
Target penembakan ini termasuk dua depot amunisi di Kharkiv.
Rusia juga mengatakan bahwa mereka telah membunuh sekitar 500 personel musuh serta melumpuhkan sistem pertahanan udara.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, sempat mengatakan bahwa dunia berisiko menghadapi perang dunia ketiga.
Serangan di Moldova
Dewan keamanan wilayah Transnistria yang memisahkan diri dari Moldova telah melaporkan serangan teroris terhadap sebuah unit militer di dekat kota Tiraspol.
Insiden ini disusul penghancuran dua antena radio era Soviet yang terjadi pagi ini.
Akibat serangan tersebut, penghalang jalan akan dipasang di pintu masuk kota-kota Transnistria.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Moldova Maia Sandu akan mengadakan pertemuan dewan keamanan tertinggi negara itu sore ini.
Kementerian pertahanan Ukraina mengatakan penembakan gedung pemerintah di Transnistria adalah provokasi yang direncanakan oleh Rusia.
Pasalnya, seorang pejabat militer Rusia sebelumnya telah menyarankan bahwa Rusia yang berada di selatan Ukraina akan menyediakan koridor ke Transnistria, di mana sebuah garnisun Rusia telah ditempatkan sejak tahun 1990-an.
Denis Pushilin, pemimpin Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri, mengatakan bahwa fase berikutnya dari intervensi militer Rusia sangatlah penting setelah insiden keamanan di luar kawasan.
Dia mengutip ledakan yang terjadi di Transnistria, serta tuduhan Rusia menembaki wilayah perbatasannya oleh pasukan Ukraina.
Baca juga: Abaikan Ancaman Nuklir Putin, Finlandia dan Swedia akan Gabung NATO dalam Waktu Dekat
Baca juga: Rusia Sebut Potensi Perang Nuklir Terus Meningkat: Ada Banyak yang Menginginkannya
Swedia dan Finlandia Putuskan Gabung NATO
Swedia dan Finlandia dikabarkan telah sepakat untuk mengajukan aplikasi keanggotaan ke aliansi NATO pada awal pertengahan bulan depan.
Dua negara tersebut mengabaikan ancaman Rusia yang sempat mengangkat isu penggunaan bom nuklir.
Menyusul kabar tersebut, Kementerian Pertahanan Belarus mengatakan pihaknya dan Rusia akan mengadakan latihan gabungan angkatan udara dan pertahanan udara mereka.
Campur Tangan Internasional
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres, telah melakukan perjalanan ke Moskow untuk bertemu Putin.
Petremuan ini digelar dalam upaya untuk menempatkan PBB sebagai mediator Rusia dengan Ukraina.
Dia juga dijadwalkan bertemu dengan menteri luar negeri Rusia, Sergei Lavrov, sebelum kemudian melakukan perjalanan ke Ukraina.
Di sisi lain, Guterres telah menghadapi kritik dari Ukraina karena tidak mengunjungi Kyiv terlebih dahulu dan karena gagal melakukan intervensi secara tegas sebelum Rusia menginvasi pada 24 Februari.
Sementara itu, pejabat dari lebih dari 40 negara dilaporkan telah berkumpul di pangkalan udara Ramstein Jerman pada hari Selasa, (26/4/2022).
Mereka menghadiri pembicaraan yang diselenggarakan oleh AS membahas bagaimana mempersenjatai Kyiv melawan serangan Rusia di Ukraina timur.
Pertemuan tersebut akan dipimpin oleh Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, setelah pertemuannya dengan presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, pada hari Minggu. (TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/tentar2h-teater-di-mariupol-ukraina-pada-12-april-2022.jpg)