Breaking News:

Terkini Daerah

Semangat Hantoro Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci: Sisihkan Uang dari Kerja Tukang Batu dan Jahit

Di bawah gubug beratapkan susunan kayu dan seng, lelaki berusia empat puluhan duduk terpekur sendirian beralaskan bambu.

Tayang: | Diperbarui:
HO TribunWow.com
Potret Hantoro, tukang batu yang tengah menyelesaikan pekerjaannya merapikan jalanan masjid di area Gentan, Sukoharjo, Jawa Tengah. 

TRIBUNWOW.COM - Panas terik matahari bak seperti teman di kesehariannya.

Alat-alat pertukangan jadi teman wajib yang harus selalu ada disampingnya.

Saat itu, waktu menunjukkan hendak istirahat jam makan siang dan salat tiba.

Tepat di bawah gubug terbuka beratapkan kayu dan seng, seorang laki-laki berusia 40 tahunan duduk termenung sendiri di atas alas bambu.

Tetesan peluh keringat mengucur deras di tubuhnya yang tak lagi muda itu.

Badan yang setengah hari diajak bekerja diistirahatkan sejenak.

Dengan ditemani lima butir gorengan dan satu porong teh pelepas lapar dan dahaga sementara waktunya.

Pakaian dan celana panjangnya nampak lusu dan kotor karena aktivitasnya yang banyak bergelut dengan debu dan tanah.

Begitu juga dengan topi berwarna hitam yang dikenakan sebagai pelindungnya dari panasnya terik matahari.

Pria tersebut tak lain ialah tukang batu yang tengah menyelesaikan proyek jalan di satu di antara masjid di Gentan, Sukoharjo, Hantoro.

Bekerja sebagai Tukang Batu dan Jahit

Pak Hantoro, begitu sapaan akrabnya, sudah menjalani berbagai macam proses hidup hingga akhirnya terjun ke dunia bangunan sebagai tukang batu.

"Kerja dibangunan itu mulai lulus STM tahun 1995 lalu sempat bekerja di pabrik di Tangerang dan sebagainya namun tidak kerasan."

"Lalu tahun 1997 saya mulai terjun ke dunia bangunan, pertama kali saya ikut di pembangunan hotel (dulu seraton)  yang merupakan proyek besar dulu pertama kali. Dulu pernah jeda jualan roti namun tidak bertahan lama lalu kembali ke bangunan lagi," cerita Hantoro seraya mengingat masa-masa awal berkecimpung di dunia bangunan kembali kepada TribunWow.com, Sabtu (18/4/2026).

Demi mencukupi kebutuhan keempat anaknya, Hantoro juga turut membantu sang istri menjahit selepas kerja.

Itu pun juga jika tubuhnya tak capek selepas menyelesaikan pekerjaan beratnya sebagai tukang batu.

Halaman 1/4
Tags:
TangerangTerkini DaerahSukoharjoIbadah HajiHajiBadan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved