Konflik Rusia Vs Ukraina
Sosok Politikus Viktor Medvedchuk, Sahabat Dekat Putin Asal Ukraina yang Ditangkap Zelensky
Sosok Viktor Medvedchuk yang dikatakan sebagai sahabat dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan penangkapan politikus Viktor Medvedchuk, Rabu (13/4/2022).
Penangkapan tersebut telah meancing kemarahan dari pihak Rusia yang terang-terangan mengancam pejabat pemerintah Kiev.
Istri Medvechuk, Oksana Marchenko, kini memohon pemerintah Ukraina untuk melepaskan suaminya.
Lantas, siapakah sosok Viktor Medvedchuk yang dikatakan sebagai sahabat dekat Presiden Rusia Vladimir Putin itu?
Baca juga: Rusia Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika Finlandia dan Swedia Nekat Gabung NATO
Baca juga: Targetkan Anak-anak Putin, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Baru Buntut Tudingan Genosida Rusia di Ukraina
Dilansir TribunWow.com dari TASS, Rabu (13/4/2022), istri Medvedchuk menuntut agar Zelensky segera membebaskan sang suami yang ditahan oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU).
Ia menyebut penangkapan tersebut sebagai tindak ilegal.
Pasalnya, Medvechuk yang menjadi tahanan rumah sejak bulan Mei dinilai tidak melanggar hukum Ukraina atau meninggalkan negara itu.
"Saya, Oksana Marchenko, istri anggota parlemen Ukraina Viktor Medvedchuk, meminta Presiden Zelensky untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk segera membebaskan suami saya Viktor Medvedchuk yang ditahan secara ilegal oleh SBU," katanya dalam video yang diunggah ke YouTube pada hari suaminya ditangkap.
Dilansir Aljazeera, Kamis (14/4/2022), Medvedchuk adalah seorang pengacara di era Uni Soviet yang dikritik karena menilai negatif pembangkang Ukraina pada 1980-an.
Pria yang kini berusia 67 tahun itu memasuki politik satu dekade kemudian setelah bergabung dan kemudian memimpin partai sosialis pro-Moskow.
Pada awal 2000-an, ia memimpin pemerintahan Leonid Kuchma, seorang presiden pro-Rusia, dan mengembangkan citra 'kardinal abu-abu' yang pendiam.
Dia bertemu Putin untuk pertama kalinya pada tahun 2003 dan, setahun kemudian, presiden Rusia membaptis putri bungsunya Darya di katedral St Petersburg.
Medvedchuk kemudian mengelola kampanye pemilihan Victor Yanukovych, seorang kandidat presiden pro-Rusia.
Kemenangan Yanukovych dalam pemungutan suara tahun 2004 memicu Revolusi Oranye, pemberontakan pro-Barat pertama di Ukraina, yang penyelenggaranya menuduh Medvedchuk mencurangi pemungutan suara.
Insiden itu juga dijuluki 'pertempuran tiga Viktor', karena saingan utama Yanukovych adalah Viktor Yuschenko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/victor-medvedchuk-ukraina-dan-presiden-rusia-vladimir-putin-di-saint-petersburg-rusia.jpg)