Terkini Nasional
Ada Guru Ngaji, Satpam hingga Buruh, Ini Identitas Terduga Pelaku Pengeroyokan Ade Armando
Sejauh ini pihak kepolisian baru menangkap dua dari total enam pelaku pengeroyokan Ade Armando.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Kapolsek Tegalbuleud, AKP Deni Miharja mengaku sempat melakukan pengecekan ke rumah Abdul Latip.
Di sana Abdul tinggal bersama orangtuanya.
Pada hari demo terjadi, Abdul berangkat dari rumah menggunakan motor.
"Kemudian dari Surade langsung ke Jakarta beserta rekan-rekannya. Dan orang tuanya membenarkan bahwa saudara Abdul Latip sebagai anaknya," jelas AKP Deni.
Pengeroyok Bilang Matiin Saja
Kru kamera Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) bernama Indra Jaya Putra sempat melihat bagaimana awal pegiat media sosial Ade Armando dikeroyok oleh sejumlah orang.
Menurut kesaksian Indra, provokator pemukulan Ade Armando adalah ibu-ibu.
Dikutip TribunWow.com dari WARTAKOTAlive.com, Indra juga mengiyakan bahwa pelaku pemukulan bukanlah mahasiswa atau massa dari BEM SI.
“Saya ingat betul, itu bukan mahasiswa, Karena saat itu, kelompok mahasiswa sudah mulai mundur ke arah Senayan," kata Indra.
"Sementara yang mengeroyok ini ngumpulnya di arah ke Palmerah."
Indra bercerita, sebelum pemukulan terjadi, Kapolri telah meminta massa meninggalkan lokasi demo dan massa menurut.
Pada saat yang sama Indra dan kru PIS lainnya hendak melakukan wawancara dengan Ade Armando sebelum pergi dari lokasi.
Pada saat para mahasiswa mundur teratur, datang sekelompok orang mencegar kru PIS dan Ade Armando.
Kemudian datang ibu-ibu mendebat Ade Armando.
"Pertama itu, pemicunya sih ibu-ibu, kayak cekcok gitu sama bang Ade. Setelah cekcok itulah, pukulan pertamanya mulai, Bang Ade dipukul dari belakang," ujar Indra.