Terkini Nasional
Ada Guru Ngaji, Satpam hingga Buruh, Ini Identitas Terduga Pelaku Pengeroyokan Ade Armando
Sejauh ini pihak kepolisian baru menangkap dua dari total enam pelaku pengeroyokan Ade Armando.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pihak kepolisian menyampaikan telah menangkap dua dari total enam pelaku pengeroyokan pegiat media sosial Ade Armando.
Kedua pelaku yang ditangkap diketahui bernama Muhammad Bagja dan Komar yang dipastikan bukan berstatus sebagai mahasiswa.
Sementara itu para terduga pelaku lainnya diketahui juga bukan mahasiswa.

Baca juga: Bukan Mahasiswa, 2 dari 6 Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Diciduk Polisi
Baca juga: Ade Armando Alami Pendarahan Otak, Kerabat Ungkap Kondisi Terkini: Sekarang Kesakitan
Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, pelaku bernama Ade Purnama diketahui merupakan pekerja serabutan asal Bogor.
Informasi ini disampaikan oleh Suswantoro, Ketua RT alamat asal tinggal Ade.
"Serabutan dia, di bangunan kadang-kadang, kadang-kadang jaga malam dia mah gitu," kata Suswantoro kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (12/4/2022).
Camat Cisarua Ivan Pramudya juga mengonfirmasi bahwa Ade bukanlah seorang mahasiswa.
"Yang saya dengar dia bekerja sebagai satpam jadi kalau diitung, bukan mahasiswa," kata Ivan.
Kemudian pelaku lainnya adalah Dhia Ul Haq yang berasal dari Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Ketua RT07/RW 09 Kelurahan Klender, Supono mengiyakan bahwa Dhia dan ayah pria tersebut adalah warganya.
"KTP-nya bapaknya alamatnya sini. Dari bapaknya bujang alamat sini. Setelah rumah ini dijual, dia (Dhia) pindah," ujar Supono, Selasa (12/4/2022).
Menurut Supono, Dhia sudah lama pindah ke Bekasi.
Supono mengatakan, Dhia masih berstatus bujang.
"Guru ngaji di daerah Palmerah sana. Tapi pastinya saya enggak tahu," katanya.
Lalu pelaku lainnya adalah Abdul Latip yang berasal dari Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.