Aplikasi Trading Ilegal
Randu Sekti Wibowo Dituduh Pansos saat Bongkar Kebusukan Doni Salmanan: Saya Emosi Banget Itu
Rekan afiliator Doni Salmanan, Randu Sekti Wibowo membongkar kebusukan temannya sendiri.Randu mengenal Doni Salamanan dari sebuah komunitas Supercar.
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Rekan afiliator Doni Salmanan, Randu Sekti Wibowo membongkar kebusukan temannya sendiri.
Randu mengaku mengenal Doni Salamanan dari sebuah komunitas Supercar.
Dilansir TribunWow.com melalui kanal YoTube Uya Kuya TV pada Jumat (8/4/2022), karena aksinya, Randu Sekti sempat dituduh warganet pansos dengan kasus yang menimpa Doni Salamanan.
Seperti yang diketahui, Doni Salmanan telah ditetapkan sebagai tersangka karena kasus trading ilegal menggunakan platform Quotex.

"Saya juga diserang kalau lihat komenan 'Pansos, pansos'gitu," kata Randu.
Randu mejelaskan bahwa dirinya tak memiliki niatan untuk pansos.
Bahkan Randu telah mengungkap korban trading beberapa bulan sebelum Doni Salmanan ditangkap.
"Kalau saya pansos ini lagi jatuh-jatuhnya saya masuk jelek-jelekin bisa disebut pansos ya," ungkap Randu Sekti.
"Tapi cek saya, di highlight story saya ada tanggal waktu nya bisa dicek ya."
"Saya nanya terus 'Ada korban trading ya' saya capture namanya saya tutup itu dari beberapa bulan pas masa jaya-jayanya Doni loh."
Baca juga: Bantah Tudingan Denny Darko, Dinan Fajrina Tak Bakal Ceraikan Doni Salmanan meski Jatuh Miskin
Baca juga: Dinan Fajrina Tanggapi Isu Kehamilan hingga Ajukan Gugatan Cerai ke Doni Salmanan: Sakral Hukumnya
"Masa jaya-jayanya ada saya nyerang gitu," lanjut Randu.
Lebih lanjut, Randu menjelaskan tujuan membongkar kebusukan main trading Doni Salmanan.
Randu Sekti berujar bahwa dirinya sedih melihat orang-orang yang harus mengalami kerugian akibat trading.
Puncaknya, Randu sangat marah saat mengetahui teman dekatnya mengalami kerugian hingga menjual rumah.
"Saya pengin melindungi orang gitu, soalnya saya sedih dengar orang-orang yang lost, habis itu teman saya lost saya makin marah teman saya lost," jelas Randu.