Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta-fakta Ayah Tiri di Bogor Tega Setrika, Sundut Rokok, hingga Sekap Anak 8 Tahun, Ini Motifnya

Sejumlah fakta terkuak dari kasus penganiayaan ayah tiri pada anak berusia 8 tahun di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Kediaman bocah yang dianiaya oleh ayah tirinya di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (6/4/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah fakta terkuak dari kasus penganiayaan ayah tiri pada anak berusia 8 tahun di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang viral di media sosial.

Kesaksian keluarga hingga penyelidikan pihak kepolisian telah mengungkap motif di balik aksi kejam pelaku melakukan penganiayaan pada korban.

Disebutkan adanya niat pelaku untuk membalas dendam pada bocah tersebut dengan cara menyiksanya.

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, Kamis (7/4/2022), kasus ini telah ditangani pihak kepolisian.

Bahkan, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan.

Kolase sosok ayah tiri yang tega aniaya anak 8 tahun, saat digerebek warga Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Kolase sosok ayah tiri yang tega aniaya anak 8 tahun, saat digerebek warga Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. (Tribunnews/ Istimewa)

Baca juga: Viral Detik-detik Penyelamatan Bocah yang Disekap Ayah Tiri di Bogor, Warga Geram dan Pukuli Pelaku

Baca juga: Fakta Ayah Tiri Rudapaksa Anak di Muratara, Korban Diancam Kembalikan Biaya Sekolah jika Menolak

Kesaksian Ibu Korban

Diketahui, korban yang berinisial PR (8) dan kakaknya, RA (11), merupakan anak kandung DA (29) dari suami pertama.

Setelah kembali menikah dengan pelaku, DA dikaruniai anak berinisial (MW) yang kini berusia 11 bulan.

Namun rupanya di pernikahan kedua ini, DA dan dua anaknya justru mengalami nasib memilukan akibat perbuatan suami kedua.

Ia mengakui bahwa sang suami memang kerap melakukan kekerasan.

Bahkan, DA sendiri juga menjadi korban pemukulan oleh pelaku.

"Kalau ngomel doang saya gak masalah, malah saya juga sering berantem dan dipukulin sama dia karena membela anaknya," kata DA.

Menurut DA, kasus tersebut bermula dari keisengan PR menjahili adiknya yang masih bayi.

Pelaku yang kemudian menemukan ada luka di tubuh MW, merasa tak terima.

"Anak saya ada kenakalan, namanya anak-anak ya, sempat (isengin) adeknya. Posisinya dibalas sama pelaku. Sampai diikat, saya udah ngasih peringatan (ke suami) 'jangan diikat'. Saya juga sampe ngevideoin. Kata dia (pelaku) bandel," tutur DA dilansir dari tayangan TV One News, Rabu (6/4/2022).

Halaman
123
Tags:
PenyekapanPenganiayaanAyah TiriBogor
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved