Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ini Reaksi Diplomat Rusia saat Jurnalis AS Bertanya soal Bukti Foto Satelit Pembantaian di Bucha

Pemerintah Rusia hingga saat ini terus membantah pihaknya terlibat dan bertanggung jawab atas pembantaian warga sipil yang terjadi di Kota Bucha.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Capture Video Daily Mail
Gambar satelit yang diambil pada Sabtu (19/3/2022), menunjukkan mayat-mayat di Kota Bucha telah dibiarkan selama berminggu-minggu saat Rusia menduduki kota di Ukraina tersebut. 

TRIBUNWOW.COM - Beragam alasan telah disampaikan oleh pemerintah Rusia terkait insiden pembantaian warga sipil di Kota Bucha, Ukraina.

Pemerintah Rusia menegaskan apa yang terjadi di Bucha hanyalah rekayasa Ukraina untuk mendiskreditkan tentara Rusia di mata dunia internasional.

Satu dari beberapa pembelaan yang disampaikan oleh Rusia adalah soal keberadaan para jasad manusia yang ada di Bucha.

Kondisi mengerikan di Kota Bucha, Ukraina. Tampak jasad warga sipil dibiarkan dalam kondisi berserakan terbuka di jalan raya.
Kondisi mengerikan di Kota Bucha, Ukraina. Tampak jasad warga sipil dibiarkan dalam kondisi berserakan terbuka di jalan raya. (AFP)

Baca juga: 5 Bukti Rusia Pelaku Pembantaian di Bucha, Warga Melihat, Foto Satelit hingga Video Kamar Penyiksaan

Baca juga: Peringatkan Dalang Rekayasa Bucha, Rusia Bongkar Motif Kejahatan Perang di Ukraina

Berdasarkan keterangan Rusia, jasad itu baru ada di sana setelah pasukan militer Rusia mundur dari Kiev/Kyiv.

Namun baru-baru ini terkuak sebuah foto satelit membuktikan bahwa jasad yang ada di Bucha sudah ada sejak pasukan militer Rusia berkuasa di Bucha.

Dikutip TribunWow.com dari Sky News, seorang jurnalis asal Amerika Serikat (AS) bernama Mark Stone sempat menanyakan langsung kepada seorang diplomat Rusia, Vasily Nebenzya soal bukti foto satelit tersebut.

Nebenzya yang berstatus sebagai duta besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-bangsa tetap membantah Rusia bertanggung jawab.

Nebenzya menyampaikan, saat ini tidak ada informasi yang dapat diterima begitu saja.

"Dan jangan lupa video yang ditampilkan oleh Presiden Zelensky saat ini adalah palsu, baca Twitter saya," ujarnya.

Mark Stone lalu menanyakan mengapa ia menuduh video Zelensky di Bucha adalah video palsu.

Nebenzya lalu menjawab mayat yang ada di Bucha ditembak mati di tempat lain lalu dipindahkan ke Bucha.

"Ditembak di tempat lain di mana tidak ada pasukan militer Rusia," ungkap Nebenzya.

"Ini pernah terjadi sebelumnya," sambungnya.

Gambar Satelit di Bucha Patahkan Tuduhan Rusia

Gambar satelit yang diambil dari atas kota Bucha, Ukraina, menunjukkan fakta berbeda dari apa yang ditudingkan Rusia.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaBuchaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyAmerika SerikatJurnalis
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved