Konflik Rusia Vs Ukraina
Warga Rusia Unggah Foto Dirinya Tirukan Pose Mayat di Bucha
Seorang warga Rusia berfoto di sejumlah tempat di Rusia sambil menirukan posisi mayat seorang warga Bucha.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Insiden pembantaian warga sipil yang terjadi di Bucha menuai protes dan kritik dari banyak negara khususnya negara-negara barat.
Seperti yang diketahui pemerintah Ukraina menyebut para tentara Rusia adalah dalang dari pembantaian warga sipil di Bucha.
Saat ini protes juga datang dari warga Rusia.

Baca juga: Ditemukan Potongan Tubuh hingga Mayat Bekas Disiksa di Perkemahan Anak-anak di Bucha
Baca juga: Temukan 5 Mayat Korban Eksekusi, Militer Ukraina Sebar Video Kamar Penyiksaan Milik Rusia di Bucha
Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, seorang warga Rusia melakukan aksi protes dengan mengunggah foto dirinya di sejumlah tempat di Moskow.
Tempat-tempat tersebut di antaranya adalah di sebuah jembatan dekat Katedral Christ the Savior, Jalan Nikolskaya, dan taman Alexander.
Warga Rusia tersebut berpose menirukan seorang mayat di Bucha.
Dengan wajah menghadap ke bawah, tampak tangan warga Rusia tersebut diikat menggunakan sebuah tali berwarna putih.
Foto mayat dengan kondisi tangan terikat ini sempat viral berbarengan dengan beredarnya video penampakan mayat-mayat bertebaran di jalan hingga halaman rumah di Bucha.
Foto protes itu diunggah oleh sebuah media independen asal Rusia bernama Holod.media.
Media independen ini diketahui terus dipantau oleh otoritas di Rusia, bahkan semua stafnya kini telah keluar dari Rusia.
Di sisi lain, gambar satelit yang diambil dari atas kota Bucha, Ukraina, menunjukkan fakta berbeda dari apa yang ditudingkan Rusia.
Potret tersebut menunjukkan mayat-mayat telah berjejer di jalan-jalan Bucha sejak berminggu-minggu yang lalu.
Hal ini membantah klaim Rusia bahwa mayat itu ditempatkan di Bucha setelah pasukan mereka meninggalkan kota.
Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Selasa (5/4/2022), pihak berwenang di Ukraina mengatakan sedikitnya mayat 410 warga sipil telah ditemukan di daerah di luar Kiev, khususnya di kota Bucha.
Kondisi mencengangkan itu baru diketahui setelah pekan lalu Rusia menarik pasukannya dari wilayah sekitar Kiev.