Konflik Rusia Vs Ukraina
Larang Gunakan Ponsel, Ukraina Peringatkan Pasukan soal Teknologi Pelacak Sinyal Rusia
Pasukan Ukraina menggambarkan bahayanya menggunakan ponsel di garis depan peperangan dengan Rusia.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Distrik Mikhailovka tak ketinggalan menjadi sasaran pasukan Ukraina.
Pada pukul 07.20 waktu setempat, Ukraina menembakkan delapan proyektil dengan kaliber 122 mm.
"Api direkam dari VFU ke arah desa Mikhailovka, 8 proyektil kaliber 122 mm ditembakkan," bunyi pesan kantor perwakilan wilayah di saluran Telegram.
Insiden yang berlarut-larut di wilayah Donetsk membuat Wakil Duma Negara dari wilayah Krimea, Mikhail Sheremet merasa prihatin.
Ia mengusulkan untuk mengadakan pengadilan internasional untuk kejahatan perang nasionalis Ukraina.
Hal ini diutarakan setelah sebelumnya, kepala misi pemantauan hak asasi manusia di Ukraina, Matilda Bogner, angkat suara.
Ia mengatakan bahwa PBB menyerukan penyelidikan penuh rekaman video di mana militer Ukraina menembak kaki tentara Rusia yang ditangkap.
"Satu penyelidikan tidak cukup di sini. Penting untuk mengadakan pengadilan internasional dan membawa militer Ukraina dan nasionalis ke pengadilan atas semua kejahatan mereka terhadap warga sipil dan tawanan perang," kata Sheremet kepada RIA Novosti.
Menurutnya, perlu diadakan pengadilan internasional di Donetsk atau Odessa, di mana kaum nasionalis membakar orang-orang yang tidak bersalah di House of Trade Unions delapan tahun lalu.
"Cepat atau lambat, hukuman pasti akan menimpa semua orang. Tidak ada yang akan bersembunyi dari pembalasan," tegas Sheremet. (TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-ponsel_20180302_210444.jpg)