Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Bantah Propaganda Barat, Rusia Tegaskan Perkembangan Invasi Ukraina Berjalan Sesuai Rencana

Juru Bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov membantah adanya keterlambatan dalam penaklukan Ukraina.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin (depan) didampingi juru bicaranya, Dmitry Peskov. Peskov menyatakan operasi militer yang dilaksanakan Rusia di Ukraina berjalan sesuai jadwal, Selasa (22/3/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov membantah adanya keterlambatan dalam penaklukan Ukraina.

Ia menyatakan operasi militer khusus itu berjalan sesuai dengan tujuan dan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tangan kanan Presiden Rusia Vladimir Putin itu pun kembali menegaskan alasan Rusia melakukan penyerangan.

Orang-orang berjalan di dekat gedung yang rusak akibat penembakan di tengah invasi Rusia ke Ukraina di Kyiv pada 17 Maret 2022, saat pasukan Rusia mencoba mengepung ibu kota Ukraina sebagai bagian dari serangan yang bergerak lambat.
Orang-orang berjalan di dekat gedung yang rusak akibat penembakan di tengah invasi Rusia ke Ukraina di Kyiv pada 17 Maret 2022, saat pasukan Rusia mencoba mengepung ibu kota Ukraina sebagai bagian dari serangan yang bergerak lambat. (Photo by Sergei SUPINSKY / AFP) (AFP/SERGEI SUPINSKY)

Baca juga: Putin Sengaja Rahasiakan Jumlah Tentara Rusia yang Tewas di Ukraina, 500 atau 10.000 Jiwa?

Baca juga: Belum Juga Berhasil Kuasai Ukraina, Ini 4 Kesalahan Fatal Rusia Menurut Analis Militer

Dilansir TribunWow.com dari media Rusia TASS, Rabu (23/3/2022), hal ini disampaikan dalam sebuah wawancara dengan CNN, kemarin.

"Itu (operasi khusus) berlangsung secara ketat sesuai dengan rencana dan dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya," kata Peskov.

Belakangan, media Barat menyatakan bahwa Rusia salah memperkirakan waktu penaklukan Ukraina.

Disebutkan bahwa Putin meremehkan negara pimpinan Presiden Volodymyr Zelensky tersebut dan menilai akan berhasil menguasai pada waktu beberapa hari.

Namun, Peskov menyatakan bahwa sejak awal, pemerintah telah memperkirakan operasi militer ini akan memakan sementara waktu.

Ia menambahkan bahwa operasi di Ukraina adalah operasi serius dengan tujuan serius.

Dalam kata-katanya, tujuan operasi belum tercapai.

"Belum, kami berbicara tentang operasi militer khusus yang sedang berlangsung," tambah Peskov.

Ia pun sempat membahas sejumlah pertimbangan mengenai perlunya diadakan operasi militer tersebut.

Serangan ke Donbass

Sangat jelas bagi Rusia bahwa Kiev sedang bersiap untuk meluncurkan operasi militer terhadap Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk (DPR dan LPR).

Menurut pejabat itu, Rusia berharap bahwa Ukraina tidak akan pernah bersiap untuk menyerang Donbass, dan Moskow mengandalkan kemajuan dalam pembicaraan Format Normandia.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
RusiaUkrainaVladimir PutinDmitry Peskov
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved