Konflik Rusia Vs Ukraina
Sempat Diperingatkan Rusia, Kini Kebocoran Bahan Kimia Berbahaya Terjadi di Wilayah Ukraina
Adanya kebocoran bahan kimia berbahaya membuat penduduk kota Novoselytsya di Ukraina utara harus mencari perlindungan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Adanya kebocoran bahan kimia berbahaya membuat penduduk kota Novoselytsya di Ukraina utara harus mencari perlindungan.
Disebutkan bahwa jenis bahan kimia yang telah terdeteksi itu merupakan jenis amonia.
Sebelumnya, pihak Rusia sempat menyebutkan akan adanya indikasi penggunaan senjata kimia berbahaya.
Baca juga: Rusia Beri Tenggat Waktu untuk Serahkan Kota Mariupol yang Alami Kerusakan Parah, Ini Kata Ukraina
Baca juga: Geger Kabar Warga Ukraina Dibawa Paksa ke Rusia, Putin Diisukan Tiru Nazi Buat Kamp Konsentrasi
Dilansir TribunWow.com dari The Moscow Times, Senin (21/3/2022), Gubernur regional Sumy Dmytro Zhyvytsky mengatakan telah terjadi kebocoran amonia di fasilitas Sumykhimprom.
Sumber kebocoran diduga berasal dari pabrik yang di sekitarnya menjadi lokasi pertempuran Rusia melawan Ukraina.
Kebocoran itu diperkirakan mempengaruhi area dalam jarak 2,5 kilometer (1,5 mil).
Menurut situs web Sumykhimprom, fasilitas tersebut memproduksi berbagai macam pupuk kimia.
Adapun penyebab insiden itu masih belum jelas, tetapi penduduk telah diberitahu untuk mencari perlindungan di ruang bawah tanah atau di tingkat yang lebih rendah dari bangunan untuk menghindari paparan.
"Amonia lebih ringan dari udara, oleh karena itu tempat perlindungan, ruang bawah tanah, dan lantai bawah harus digunakan untuk perlindungan," kata Zhyvytsky dalam pesan Telegram.
Dia menambahkan bahwa kru darurat telah berada di tempat kejadian.
Tim tersebut memprediksi angin kencang yang berhembus membuat kota terdekat, Sumy, tidak berada di bawah ancaman langsung.
Sumy yang berada sekitar 350 kilometer (220 mil) timur Kiev, telah mengalami pertempuran sengit selama berminggu-minggu.
Dalam beberapa hari terakhir, pemerintah Rusia telah mengintensifkan propaganda dan upaya disinformasi.
Pihak Kremlin menuduh Ukraina sedang bersiap untuk menggunakan senjata kimia improvisasi dan telah mengembangkan program WMD rahasia.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pada Minggu (20/3/2022) malam bahwa nasionalis telah menaruh peledak di fasilitas penyimpanan amonia dan klorin Sumykhimprom.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2-ukraina-telah-dibombardir-oleh-pasukan-rusia-pada-rabu-1632022.jpg)