Aplikasi Trading Ilegal
Indra Kenz Ketahuan Bohong demi Konten, Polisi Bongkar Kebenaran Beli 3 Mobil dari Rudy Salim
Penangkapan crazy rich asal Medan, Indra Kenz karena kasus penipuan menghebohkan publik.
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Penangkapan mantan crazy rich asal Medan, Indra Kenz menghebohkan publik.
Indra Kenz harus mendekam di penjara karena kasus penipuan berkedok trading binary option melalui aplikasi Binomo.
Kehidupan Indra Kenz setelah menjadi tersangka pun mulai mencuat ke publik.

Baca juga: Sosok Nodiewakgenk yang Diduga Pura-pura Miskin setelah Kasus Indra Kenz, Kebiasaan Pamer Berubah
Indra Kenz disebut-sebut telah membohongi publik lewat koten YouTube miliknya.
Ia berbohong tentang pembelian mobil mewah, yakni Lamborghini Huracan LP 580 2 (RWD), mobil Rolls-Royce Phantom Coupe serta mobil mewah Toyota.
Sebelumnya, Indra Kenz memborong ketiga mobil tersebut dari pengusaha bernama Rudy Salim.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun News pada Sabtu (19/3/2022), Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan kejadian sebenarnya.
Setelah melakukan pemeriksaan pada Rudy Salim, Indra Kenz ternyata tidak benar-benar membeli mobil tersebut.
"Kemudian terkait dengan kendaraan yang lain itu disampaikan oleh penyidik bahwa pemeriksaan terhadap kendaraan Rolls Royce maupun Toyota yang ada dalam konten itu hanya tujuannya untuk pembuatan konten," ujar Kombes Pol Gatot Repli Handoko.
Baca juga: Anggap Indra Kenz dan Doni Salmanan Tak Pantas Disebut Crazy Rich, Hotman Paris Ungkap Alasannya
Namun, Indra Kenz hanya membeli satu mobil Tesla seharga Rp 1,3 miliar dari Rudy Salim.
"Pembelian mobil mewah saudara IK yang dibeli dengan nilai harga Rp1,350 miliar," pungkasnya.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun News, Rudy Salim juga menyatakan hal serupa.
Rudy Salim menyangkal kabar Indra Kenz membeli mobil Tesla seharga Rp 18 miliar.
"Enggaklah, kayak dia punya duit segitu aja," ujar Rudy.
Rudy Salim tak menyangka Indra Kenz merupakan seorang penipu.
Selain itu, Rudy Salim pun mengaku baru mengenal Indra Kenz saat membuat konten.
"Kenalannya pas bikin konten aja," ucap Rudy Salim.
"Saya kira (Indra Kenz) itu Youtuber keren gitu kan, influencer keren, murah banget gitu. Enggak tahunya gitu," tambahnya.

Baca juga: Anggap Indra Kenz dan Doni Salmanan Tak Pantas Disebut Crazy Rich, Hotman Paris Ungkap Alasannya
Indra Kenz Tak Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Setelah ditangkap oleh pihak kepolisian terungkap bahwa Indra Kesuma atau Indra Kenz tak kooperatif dalam menjalani pemeriksaan.
Seperti yang diketahui, Indra Kenz dilaporkan atas kasus dugaan penipuan trading ilegal menggunakan platform Binomo.
Dilansir TribunWow.com melalui kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (15/3/2022), menurut Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan, Indra Kenz menutupi informasi dari polri.
Tak sampai, di situ menurut Whisnu, Indra Kenz menghilangkan barang bukti, ponsel hingga laptop.
"Indra Kenz ini menutupi semua informasi kepada Polri," kata Whisnu.
"Dia menghilangkan bukti handphone-nya, dia menghilangkan bukti laptopnya," sambungnya.
Lebih lanjut, Whisnu berujar bahwa Indra Kenz mengaku bukan seorang afiliator.
Menurut Whisnu, Indra Kenz mengaku hanya sebagai pemain biasa.
"Bahkan dia menyampaikan kepada penyidik bahwa dia bukan afiliator, tetapi dia pemain biasa," terang Whisnu.

Atas tindakan Indra Kenz yang tidak kooperatif, menghambat penyidikan.
Namun demikian, pihak penyidik akan terus mengungkap siapa saja sosok yang berada di balik Indra Kenz.
"Ini yang menghambat proses penyidikan," ujar Whisnu.
"Tapi enggak masalah, itu haknya dia untuk menyembunyikan, kita akan mengungkap siapa di balik layar Indra Kenz itu."
"Kami tetap mencari mengungkap pelaku lainnya, yang kami duga bukan saja Indra Kenz, tetapi ada beberapa orang dibalik itu," lanjutnya.
Whisnu mengungkapkan akan dilakukan penyitaan sementara aset-aset milik Indra Kenz baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak.
"Untuk sementara kami akan melakukan proses penyitaan aset-asetnya dari mulai barang-barang bergerak, barang tidak bergerak, rekening," jelas Whisnu.
Selanjutnya, Whisnu menginformasikan kepada masyarakat yang menjadi korban dari Indra Kenz untuk segera melapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Kami masih mencoba menginformasikan kepada masyarakat, bila ada yang menjadi korban kami terbuka untuk meminta bahan keterangan dari para korban tersebut," ungkap Whisnu.(TribunWow.com)