Konflik Rusia Vs Ukraina
Sindir Diplomat Negaranya, Eks Menteri Rusia: Mereka Mempermalukan Diri Sendiri
Mantan menteri Rusia mengutuk diplomat dari negaranya sendiri terkait konflik Rusia-Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
"Mereka yang tewas adalah korban dari teror kelompok nasionalis Ukraina atau rekaman video tersebut diproduksi oleh badan intelijen Ukraina," ujarnya.
Di sisi lain, kantor berita milik pemerintah Ukraina menyampaikan jumlah korban di Chernihiv naik menjadi 13 orang.
Tidak hanya korban tewas, terdapat juga warga yang terluka dalam serangan itu.
Petugas kepolisian Ukraina di Chernihiv, Volodymyr Nidzelsky menyampaikan, saat ini kasus pembunuhan itu tengah didalami oleh polisi.
Sebelumnya, beredar di media sosial sebuah video menampilkan kondisi sebuah tempat di Chernihiv, Ukraina seusai terkena serangan misil pasukan Rusia.
Dalam video tersebut tampak sejumlah warga tergeletak tak bernyawa di dekat sebuah bangunan.
Di sekitar jasad warga Ukraina itu terlihat puing-puing bangunan berserakan.
Dikutip TribunWow.com dari timesofisrael.com, serangan itu disebut terjadi pada Rabu (16/3/2022).
Sebanyak 10 warga Ukraina tewas terkena serangan misil pasukan Rusia ketika sedang antre membeli roti.
Kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Kyiv/Kiev turut mengomentari insiden ini.
"Hari ini, pasukan Rusia menembak dan membunuh 10 orang yang sedang berdiri mengantri membeli roti di Chernihiv," jelas Kedubes AS di Ukraina.
Pemerintah AS meminta agar pemerintah Rusia menghentikan serangan dan akan melakukan segala cara agar pelaku bertanggung jawab.
Kejadian ini juga dikonfirmasi oleh Jaska Agung Ukraina.
Ia mengatakan 10 korban yang tewas berada di dekat toko sembako di Chernihiv.
Rusia Sebut Terjadi Perang Informasi