Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ramai-ramai Menyerah, Tentara Rusia Akui Ditipu, Mengira akan Disambut Rakyat Ukraina dengan Bunga

Prajurit Rusia membongkar propaganda yang diklaim dilakukan oleh negaranya sendiri.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
Twitter Via Daily Mail
Viral rekaman Tentara Rusia yang menangis setelah bisa menghubungi ibunya usai dirinya menyerah kepada warga Ukraina di media sosial. Terbaru, pasukan Rusia ramai-ramai menyerah dan mengaku telah tertipu, Jumat (4/3/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Prajurit Rusia membongkar propaganda yang diklaim dilakukan oleh negaranya sendiri.

Melemahnya daya juang pasukan Rusia juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di Ukraina.

Banyak beredar video tentara-tentara muda tersebut memilih menyerahkan diri kepada warga sipil.

Pasukan terjun payung Rusia menaiki pesawat kargo militer untuk berangkat ke Kazakhstan. Terbaru, Ukraina menawarkan pilihan damai agar tentara Rusia menyerah, Rabu (2/3/2022).
Pasukan terjun payung Rusia menaiki pesawat kargo militer untuk berangkat ke Kazakhstan. Terbaru, tentara Rusia banyak yang menyerah dan mengaku ditipu. (Kementerian Pertahanan Rusia via AFP)

Baca juga: Sindir Putin, Zelensky Tantang Bertemu Selesaikan Konflik Rusia dan Ukraina: Aku Tidak Menggigit

Baca juga: Momen Tentara Rusia Nangis saat Telepon Ibunya, Warga Ukraina Bujuk dan Sajikan Teh, Videonya Viral

Diketahui, sejumlah video amatir yang diambil penduduk Ukraina beredar di dunia maya.

Satu di antaranya adalah seorang prajurit Rusia yang menangis saat berbicara dengan ibunya lewat panggilan video.

Sementara warga sipil Ukraina menenangkan dan memberinya teh hangat dan roti.

Dilansir The Guardian, Jumat (4/3/2022), video lain memperlihatkan lima tentara Rusia duduk di sebuah bangunan bata.

Mata mereka ditutup saat tengah diinterogasi oleh warga Ukraina.

"Terus terang, mereka menipu kami," jawab perwira itu, merujuk pada atasan militernya yang duduk di Moskow.

"Semua yang diberitahukan kepada kami adalah palsu. Saya akan memberitahu orang-orang saya untuk meninggalkan wilayah Ukraina. Kami punya keluarga dan anak-anak. Saya pikir 90% dari kita akan setuju untuk pulang."

Memang, video berdurasi tiga menit itu difilmkan di bawah kondisi paksaan, di mana para prajurit jelas ketakutan.

Namun ada banyak wawancara serupa dengan tawanan Rusia yang telah beredar, mengungkapkan sentimen serupa.

Ungkapan lain yang sering digunakan adalah 'oni obmanuli nas', 'mereka menipu kita'.

Menurunnya daya juang pasukan ini, mungkin menjadi satu alasan mengapa rencana Putin menguasai Ukraina tampaknya tidak berkembang sesuai prediksi.

Moskow berasumsi bahwa operasi itu akan berlangsung cepat dan sukses, meski ternyata meleset.

Halaman
1234
Tags:
RusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved