Konflik Rusia Vs Ukraina
Ngaku Diminta Ukraina, Presiden Prancis Telepon Putin Bicarakan Ini
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengaku dimintai tolong oleh Presiden Ukraina untuk menelepon Putin terkait invasi Rusia ke Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Presiden Perancis Emmanuel Macron mengumumkan dirinya telah menelepon langsung Presiden Vladimir Putin terkait invasi Rusia ke Ukraina yang terjadi sejak Kamis (24/2/2022).
Macron mengaku dirinya dimintai tolong oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang terus gagal menghubungi Putin.
Diberitakan oleh RT.com, Macron mendeskripsikan perbincangannya dengan Putin sebagai percakapan yang langsung, jujur, dan cepat.
Baca juga: Putin Diserbu Hacker Anonymous, Incar Media Rusia hingga Kementerian Pertahanan
Baca juga: Takut Lawan Rusia? Ini Alasan AS Tegaskan Ogah Pakai Militer Hadapi Putin
Seusai menelepon Putin, Macron meyakini Ukraina dan Rusia harus mempertimbangkan diplomasi untuk mengakhiri konflik militer yang terjadi.
Macron juga menyampaikan dirinya telah menerima penjelasan dari Putin yang menerangkan soal keputusan Rusia melakukan operasi militer sepsial di Ukraina.
"Telepon dilakukan untuk meminta Putin mau berdiskusi dengan Presiden Zelensky," jelas Macron.
Di sisi lain, satu hari telah berlalu sejak Rusia melakukan operasi militer di Ukraina sejak Kamis (24/2/2022).
Pada Jumat (25/2/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mencurahkan perasaannya yang merasa dibiarkan sendirian menghadapi Putin dan pasukan Rusia.
Diberitakan oleh media asal Rusia yakni Rusia Today (RT), Zelensky saat ini siap untuk mengambil posisi netral di antara NATO dan Rusia.
Dituliskan bahwa Presiden Ukraina menyebut Kiev saat ini ditinggal sendirian untuk bertahan setelah NATO "takut" untuk memberikan jaminan kepada Ukraina.
Zelensky disebut mungkin membuka ruang untuk negosiasi bersama Rusia guna mengakhiri invasi pasukan Putin.
Namun sebelum bernegosiasi, Zelensky ingin agar pihaknya mendapat jaminan keamanan.
Berikut kutipan pidato terbaru Zelensky yang mencurahkan perasaannya kini merasa ditinggal sendirian.
"Saya bertanya kepada mereka (negara-negara barat) apakah kamu bersama kami?" ujar Zelensky.
"Mereka menjawab, mereka bersama kita namun mereka tidak mau menerima kita ke aliansi."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-ru2elah-m2is-2422022-untuk-membicarakan-invasi-rusia-ke-ukraina.jpg)