Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Indonesia Ikut Terdampak Perang Rusia dan Ukraina, Berikut Sisi Positif dan Negatifnya

Ketegangan yang terjadi antara Ukraina dan Rusia, turut menimbulkan dampak langsung pada Indonesia.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Dok. Sekretariat Kabinet
Presiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, di sela-sela KTT APEC, di Beijing, Senin (10/11/2015). Terbaru, konflik antara Rusia dan Ukraina diprediksi akan menimbulkan dampak langsung ke Indonesia. 

"Jadi dampak konflik ini secara langsung terhadap relasi perdagangan dan investasi di Indonesia tidak signfikan," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani.

“Hanya saja konflik ini akan mengganggu rencana Indonesia untuk melakukan kerja sama ekonomi lebih lanjut dengan Rusia dan Ukraina, karena kondisi konflik yang tidak kondusif."

Katarina Setiawan, Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), menyampaikan pernyataan senada.

Menurutnya, inflasi di Indoensia masih akan terkendali dan relatif terlindungi dari konflik tersebut.

Apalagi konflik Rusia dan Ukraina saat ini masih dalam batasan wilayah.

“Dibandingkan perang dunia kedua, ketegangan antara Rusia dengan Ukraina lebih terbatas dari segi wilayah, sehingga dampaknya diprediksi akan relatif terbatas. Biasanya, dampak terhadap pasar finansial akan lebih singkat dibandingkan dampak terhadap perekonomian,” ujar Katarina.

Justru Indonesia sebagai produsen komoditas ekspor akan diuntungkan dengaan kenaikan barang yang terjadi akibat embargo Rusia.

Apalagi ada sebagaian kesamaan komoditas yang dihasilkan Indonesia dan Rusia.

“Inflasi Indonesia yang masih relatif rendah, dan juga sebagai negara produsen dan eksportir energi, komoditas, dan logam terkemuka di dunia, Indonesia juga diuntungkan dari kenaikan harga produk-produk tersebut,” terang Katarina.

Baca juga: Rusia Serang Ukraina, Berikut Perbandingan Daftar Negara yang akan Dukung Masing-masing Pihak

Baca juga: Singgung Kemungkinan Perang Nuklir, Selebriti dan Tokoh Rusia Tolak Keras Invasi ke Ukraina

Prediksi Prabowo Jadi Kenyataan

Perhatian dunia internasional kini tengah tertuju kepada invasi yang dilakukan oleh Rusia ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa agresi yang ia lakukan adalah operasi militer khusus yang bertujuan untuk melakukan demiliterisasi di Ukraina, bukan untuk menduduki wilayah.

Terjadinya konflik fisik ini mengingatkan kembali akan pesan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat melakukan rapat perdana dengan Komisi I DPR RI pada akhir tahun 2019 silam.

Dalam rapat tersebut, Prabowo berpesan betapa pentingnya negara memiliki sistem pertahanan yang baik.

Prabowo juga mengutip sebuah pepatah kuno terkait peperangan yang menyatakan seseorang harus siap berperang jika mendambakan perdamaian.

Halaman 2/3
Tags:
IndonesiaKonflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved