Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Terkejut akan Kondisi Ukraina, Inggris: Putin Memilih Jalan Pertumpahan Darah dan Kehancuran

PM Inggris Boris Johnson menyampaikan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Presiden Ukraina, Zelensky terkait agresi Rusia.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube BBC NEWS
Wawancara PM Inggris Boris Johnson dengan BBC terkait rencana Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina, 20 Februari 2022. Terbaru, Boris mengecam Rusia yang telah menginvasi Ukraina pada Kamis (24/2/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pada Kamis (24/2/2022), Presiden Rusia, Vladimir Putin telah mengambil langkah melakukan invasi ke Ukraina.

Dinamakan sebagai operasi militer khusus, Putin berdalih agresi tersebut tidak bertujuan untuk menduduki Ukraina namun melakukan demiliterisasi.

Agresi yang dilakukan Putin ini kemudian menerima pertentangan dari banyak pihak, satu di antaranya dari Inggris.

Terlihat dari setelit militer Rusia mulai mendekatkan pasukannya ke wilayah ke Ukraina, Kamis (24/2/2022).
Terlihat dari setelit militer Rusia mulai mendekatkan pasukannya ke wilayah ke Ukraina, Kamis (24/2/2022). (Capture YouTube CBS Evening News)

Baca juga: Rusia Tembakkan Rudal ke Berbagai Kota di Ukraina, Para Penduduk Berbondong-bondong Selamatkan Diri

Baca juga: Raungan Suara Sirine Peringatan Serangan Rusia di Kiev Ukraina, Ledakan Terdengar di Sejumlah Lokasi

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menyuarakan sikap Inggris lewat akun Twitter resmi miliknya @BorisJohnson.

Boris menyatakan terkejut akan kejadian yang kini sedang terjadi di Ukraina.

Ia juga mengaku telah berdiskusi dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky tentang langkah yang akan diambil.

Boris menyatakan Inggris dan sekutunya akan merespons tegas aksi Rusia.

Berikut cuitan lengkap yang ditulis Boris.

"Saya terkejut akan kejadian mengerikan yang sedang terjadi di Ukraina dan saya telah berbicara dengan Presiden Zelensky untuk mendiskusikan langkah selanjutnya.

Dengan memilih untuk menyerang Ukraina tanpa adanya provokasi, Presiden Putin telah memilih jalan pertumpahan darah dan kehancuran.

Inggris dan sekutu kami akan merespons secara tegas."

Tak lama setelah Putin mengumumkan operasi militer, pemerintah Ukraina langsung membunyikan sirine peringatan serangan udara di Ibu Kota Ukraina, Kiev.

Kemudian bunyi sirine itu disusul suara ledakan yang terdengar di sejumlah titik di Kiev dan pelabuhan Mariupol.

Terkait operasi militer Rusia, Putin menyatakan hendak melakukan 'demiliterisasi' bukan menduduki Ukraina.

Putin meminta agar pasukan militer Ukraina menyerah kepada Rusia.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
UkrainaKonflik Rusia Vs UkrainaRusiaVladimir PutinInggrisBoris JohnsonVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved