Breaking News:

Terkini Daerah

Pria di Samarinda Dikeroyok 6 Remaja hingga Tewas, Korban Sempat Minta Warga Tak Ikut Campur

Saat terjadi cekcok, korban sempat meminta ke warga yang ingin melerai agar jangan ikut campur.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
HO/Unit Inafis Satrekrim Polresta Samarinda
Jasad IH saat dievakuasi oleh Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, bersama Relawan Inafis, tim CSI dan PMI Kota Samarinda. Korban tewas dikeroyok oleh 6 pemuda di Dermaga Mahakam Square, Jalan Untung Suropati Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (21/2/2022) dini hari. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pria berinisial IH (22) tewas seusai dikeroyok oleh enam remaja.

Korban ditemukan tewas di Dermaga Mahakam Square, Jalan Untung Suropati Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (21/2/2022) dini hari.

Ditemukan beberapa luka tikaman di tubuh korban yakni di dada dan ketiak.

Salah satu luka tusukan benda tajam di tubuh IH berada tepat di bagian tengah dada. Korban tewas dikeroyok oleh 6 pemuda di Dermaga Mahakam Square, Jalan Untung Suropati Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (21/2/2022) dini hari.
Salah satu luka tusukan benda tajam di tubuh IH berada tepat di bagian tengah dada. Korban tewas dikeroyok oleh 6 pemuda di Dermaga Mahakam Square, Jalan Untung Suropati Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (21/2/2022) dini hari. (HO/Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda)

Baca juga: Pasca Lolos dari Hukuman Mati, Herry Wirawan Terlihat Sedih hingga Sering Diajak Ngobrol Napi Lain

Baca juga: Viral Pengakuan Wanita Merasa Ibunya Dicovidkan Pihak RS, Begini Penjelasan RSUD Cipayung

Terdapat juga luka lecet di pergelangan tangan korban.

"Dari mulut korban mengeluarkan busa putih dan ada luka di bagian gusi gigi di bagian bawah," beber Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Aiptu Harry Cahyadi, Senin (21/2/2022).

Dikutip dari TribunKaltim.co, berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, korban sempat terlibat cekcok dengan para pelaku.

Fakta ini diungkapkan oleh Junaidi (43) selaku wakar komplek.

Sekira pukul 23.00 WITA, para pelaku terpantau tengah asyik bermain game online di sebuah pendopo dekat tempat kejadian perkara (TKP).

Sedangkan korban dan dua rekannya tengah bersantai di bawah bangunan pendopo tersebut.

Tak lama kemudian terjadi cekcok antara kedua kelompok tersebut.

Cekcok diketahui terjadi gara-gara korban dan rekan-rekannya tak terima ditatap tajam oleh para pelaku.

Junaidi mengaku sempat melerai cekcok dua kelompok tersebut.

"Korban (IH) sempat bilang jangan ikut campur. Tapi kan saya penjaga di sana, jadi sebisa mungkin saya lerai," terang Junaidi.

Setelah merasa situasi mereda, Junaidi pergi mengantar istri berobat tidak jauh dari lokasi.

Pada pukul 00.40 WITA, Junaidi mendapat kabar dari rekannya bahwa terjadi perkelahian antar dua kelompok yang baru saja dilerai.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
SamarindaKalimantan TimurKasus PengeroyokanPengeroyokanTewas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved