Terkini Daerah
Kisruh Sidang DPRD Sikka, Anggota Dewan Kejar dan Nyaris Adu Jotos dengan Bupati, Ini Pemicunya
Viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan kericuhan di dalam ruang sidang DPRD Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Bermula dari Interupsi Fraksi NasDem
Bupati Sikka, Fransikus Roberto Diogo, saat ditemui awak media pada Kamis (23/4/2020). Terbaru, Roberto Diogo menjelaskan soal keributan di ruang sidang DPRD Sikka. (POS-KUPANG/Eginius Mo'a)
Di sisi lain, anggota Fraksi PAN, Philips Fransiskus menyebut keributan bermula saat anggota DPRD dari Fraksi NasDem, Yosef Nong Soni, hendak melakukan interupsi.
Namun saat itu interupsi Yosef tak digubris oleh ketua sidang.
Meksi tak digubris, Yosef masih ngotot untuk berbicara.
Bupati Roby Idong yang kala itu berjalan menuju pintu keluar sempat melontarkan kata tak pantas kepada anggota DPRD.
"Itu DPRD selalu begitu, kayak anak-anak, mulut besar, menang ribut baru saya yang disalahkan," Jelas Philips menirukan ucapan sang bupati.
Philips saat itu mengaku kaget mendengar ucapan bupati tersebut.
Hingga akhirnya ia menghampiri bupati dan meminta penjelasan soal kata tak pantas yang diucapkan.
"Saya ikut dia keluar. Saya bilang, 'Pak Bupati kenapa omong begitu?', dia bilang 'Eh pak Philips kamu mau lawan saya, mari'.
"Sudah sambil kepalkan tangan, di hadapan semua. Saya bilang 'Pak Bupati tunggu, saya panggil teman-teman'."
Philips lantas melapor kepada Us Bapa yang masih duduk di podium pimpinan.
Saat membuntuti bupati dari belakang, Philips mengaku sudah menjelaskan penyebab keributan.
"Momen tadi itu tidak katakan kami kanak-kanak. Bahwa dinamika itu adalah wajar, karena berebutan AKD itu ada dinamika."
"Saya ikut sampai di mobil, yang lebih kaget lagi reaksi dia lebih heboh lagi, sampai dia kepalkan tangan."
Baca juga: Fakta Oknum Polisi di Sikka Diduga Aniaya Warga, Kronologi Versi Korban hingga Kasus Berakhir Damai
Baca juga: Fakta Viral Video Oknum TNI Pukul Petugas SPBU di Sikka, Berawal saat Ditegur karena Tak Mau Antre
Pengakuan Bupati
Di sisi lain, Bupati Roby Idong menyebut kejadian itu dipicu adanya kesalahpahaman.
Menurut Roby Idong, keributan memang kerap terjadi di DPRD Sikka.
"Kita mempertontonkan sesuatu yang buruk, sehingga saya marah. Saya bilang 'Engkau tiap kali sidang buat sesuatu yang tidak pantas'"
"Kenapa tiap kali sidang berkata-kata yang tidak pantas? Itu memalukan. Kewibawaan daerah juga ada, kita sidang omong yang baik-baiklah," sambungnya.
Roby Idong mengakui ada beberapa anggota DPRD yang mengejarnya kala itu.
Kendati demikian, Roby Idong mengaku tak memiliki masalah dengan Us Bapa.
"Saya tidak ada urusan dengan Us Bapa. Dan Soni (Yoseg Nong Soni) punya perilaku ini berulang-ulang terhadap Ketua DPRD Sikka."
"Entah dia dari partai manapun, kita harus hormati. Ada tata cara dan etika dalam persidangan," tandasnya. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Pos-Kupang.com dengan judul Ricuh di DPRD Sikka, Anggota Dewan Kejar Bupati Roby Idong, Ini Pemicunya, dan PROFIL Fransiskus Roberto Diogo, Bupati Sikka yang Hampir Adu Jotos dengan Wakil Ketua DPRD