Cerita Selebriti
Sindir Ceramah Oki Setiana Dewi, Pihak MUI: Kebiasaan Main Film Jangan Digambarkan di Dunia Nyata
Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara soal dakwah mantan artis Oki Setiana Dewi yang viral.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara soal dakwah mantan artis Oki Setiana Dewi yang viral.
Ceramah yang ramai dibagikan melalui potongan video itu diduga menormalisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan mendorong korban untuk tak melapor.
Ketua MUI bidang dakwah dan ukhuwah, M. Cholil Nafis, turut mengkritik isi dakwah tersebut.

Baca juga: Sosok Oki Setiana Dewi, Viral karena Dakwah KDRT, Dikenal setelah Jadi Pemeran Utama Film KCB
Baca juga: Unggahan Oki Setiana Dewi setelah Viral Ceramahnya Diduga Dukung KDRT, Ungkap Permohonan Berikut
Hal ini dituturkannya melalui tayangan di kanal YouTube tvOneNews, Jumat (4/2/2022).
Menurut M. Cholil Nafis, kakak YouTuber Ria Ricis itu terlalu mencampur adukkan kenyataan dengan adegan dalam sinetron.
"Kalau kebiasaan main film jangan digambarkan dalam dunia nyata, jadi persepsinya bisa berbeda," kata M. Cholil Nafis.
"Kalau dalam film cerita pilu, kemudian action itu cakep, tapi kalau nasihat kepada orang lain tentang kasus (kurang-red)."
Menurut M. Cholil Nafis, isi dakwah tersebut memang memiliki pelajaran yang baik untuk pendengarnya.
Namun ia menilai kisah yang dituturkan kurang lengkap lantaran tak memberi solusi yang baik.
"Saya juga sudah nonton secara utuh ya, sebenarnya menggambarkan bagaimana kesetiaan istri kepada suami dan menutup aib dalam keluarga," tutur M. Cholil Nafis.
"Cuma barangkali ulasannya tidak lengkap."
Adapun dalam ceramahnya, Oki mengisahkan seorang wanita yang dipukul suaminya.
Namun ketika orangtuanya datang, wanita tersebut mengaku menangis karena rindu pada ayah ibunya itu.
Menurut Oki, hal ini perlu dicontoh sebagai sikap yang bisa menjaga aib suami.
Lain dengan pendapat Oki, M. Cholil Nafis mengatakan bahwa sang wanita dalam kisah tersebut tak seharusnya berbohong pada orangtuanya.
Meski tak bercerita pada orangtua, namun kasus KDRT itu tetap harus diungkap kepada orang yang dinilai bisa membantu.
"Enggak usah jawab ya, kalau dia jawab menangis karena rindu itu kan berarti bohong sama ibunya, itu sudah enggak boleh," terang M. Cholil Nafis.
"Mungkin pas lagi emosi memang sudah benar enggak perlu cerita, tetapi itu harus diselesaikan dengan cerita pada orang yang tepat."
"Seupamanya cerita pada gurunya yang disegani supaya memberi nasihat pada suaminya yang melakukan kekerasan."
Bila kekerasan itu terus berlanjut, M. Cholil Nafis bahkan menyarankan korban untuk menempuh jalur hukum.
Ia menyatakan korban berhak meminta cerai lantaran sikap suaminya itu dinilai telah melanggar hukum agama.
"Intinya dikelolalah konflik rumah tangga itu bagaimana kembali menjadi harmonis," beber M. Cholil Nafis.
"Tapi kalau tidak juga bisa diselesaikan, tentu harus pada jalur hukum, apakah dengan cara dipidanakan atau minta cerai, karena sudah melanggar aturan islam."
Baca juga: Video Ceramahya Viral, Oki Setiana Dewi Berikan Klarifikasi: Semoga Allah Mengampuni Saya
Baca juga: Lihat Video Ceramah Oki Setiana Dewi hingga #KDRT Jadi Trending di Twitter: Ada Sebuah Kisah Nyata
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 02.40: