Terkini Daerah
Kata Polisi soal Sosok Pria Babak Belur di Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat: Baru di Sini
Terungkap sosok pria babak belur yang terlihat sebagai penghuni kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Terungkap sosok pria dengan tubuh babak belur yang terlihat sebagai penghuni kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin.
Berdasarkan keterangan dari polisi, pria yang nampak babak belur di dalam kerangkeng bupati Langkat itu merupakan orang baru.
Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi dalam acara Aiman di YouTube Kompas TV Rabu (2/2/2022).
Baca juga: Yakin Info Tewasnya Tahanan Bupati Langkat Valid, Komnas HAM Beberkan Fakta soal Kode Penganiayaan
Baca juga: Fakta Terbaru Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat, Bekerja Tak Digaji tapi Diberi Makan
Hadi menyampaikan bahwa orang itu merupakan pecandu narkoba yang direhabilitasi di kerangkeng ilegal tersebut.
Orang itu, dikatakan baru diserahkan oleh keluarganya.
Sedangkan, belum diketahui apa yang menyebabkan pria itu dalam keadaan babak belur.
"Kalau keterangan awal yang diberikan, itu orang pecandu narkoba baru dimasukkan beberapa hari atau beberapa jam," ujar Kombes Hadi.
"Jadi memang dalam kondisi masih ada memar dan sebagainya."
"Itu yang baru diserahkan oleh pihak keluarga," ungkapnya.
Dalam video yang beredar, orang yang babak belur itu nampak botak dan mengenakan pakaian berwatna abu-abu.
Orang itu, terlihat mengalami lebam di area wajah terutama di sekitar matanya.
Baca juga: Fakta Terbaru Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat, Bekerja Tak Digaji tapi Diberi Makan
Belum diketahui kapan video itu diambil.
Hadi kembali menegaskan bahwa tempat itu tak memiliki izin dari pejabat yang bertanggung jawab.
Bahkan pada 2017 pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Langkat pernah mendatangi Terbit Rencana Perangin Angin dan memintanya untuk mengurus izin.
"Sudah melakukan investigasi dan penyelidikan ke sini dan memberikan masukkan," kata Hadi.
Keterangan Kombes Hadi Mudai Menit ke-12: