Breaking News:

Terkini Daerah

Dipecat dari Polri, Mantan Polisi Minta Maaf Cabuli Mahasiswi: Mungkin Dia Sangat Terpukul

Setelah menerima sanksi PTDH, Bripka Bayu Tamtomo telah resmi dipecat dari Polri dan kini kembali menjadi warga sipil.

Humas Polresta Banjarmasin
Press release usai upacara PTDH Bripka Bayu Tamtomo di Mapolresta Banjarmasin, Sabtu (29/1/2022). Tersangka Bripka BT diketahui telah melakukan tindakan asusila terhadap mahasiswi yang magang di kantor polisi. 

TRIBUNWOW.COM - Sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) telah dijatuhkan kepada seorang oknum polisi Bripka Bayu Tamtomo atas kasus pencabulan terhadap seorang mahasiswi inisial VDPS.

VDPS diketahui menjadi korban tindakan asusila ketika tengah magang di Satres Narkoba Polresta Banjarmasin pada 4 Juli sampai 14 Agustus 2021.

Upacara pelaksanaan PTDH diketahui dilakukan pada Sabtu (29/1/2022).

Baca juga: Detik-detik Penyandang Disablitias di Bogor Dirudapaksa 3 Pengamen, TKP di Gorong-gorong

Baca juga: 13 Kapal di Pelabuhan Pelindo Tegal Terbakar, Pemilik Sebut Kerugian Capai Miliaran Rupiah per Kapal

Dikutip dari Banjarmasinpost.co.id, sehari sebelum melaksanakan PTDH, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A. Martosumito sempat mengunjungi rumah korban.

Pada kesempatan itu, Kombes Sabana menyampaikan permohonan maaf sekaligus membeirkan bingkisan tali asih.

Kombes Sabana menegaskan apa yang dilakukan oleh Bripka Bayu Tamtomo tidak mencerminkan institusi Polri.

"Putusan PTDH adalah yang tertinggi di Polri. Sehingga oknum tidak lagi memiliki hak-hak nya di Polri, " jelas Kapolresta Banjarmasin.

Halaman
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved