Breaking News:

Pilpres 2024

Usulan Pilpres Mundur, Said Iqbal Minta Bahlil Buktikan Pernyataannya: Pengusaha Mana yang Minta?

Said, meminta Bahlil menunjuk pihak mana yang memberi aspirasi untuk memundurkan jadwal pilpres.

Tribunnews.com/Chaerul Umam
Presiden KSPI Saiq Iqbal menegaskan menolak usulan Bahlil Lahadalia yang meminta mempertimangkan bila masa jabatan presiden Jokowi ditambah tiga tahun lagi. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta Menteri Investasi Bahlil Lahadalia transparan soal aspirasi pengusaha yang membuat polemik soal mundurnya jadwal Pemilihan Presiden (Pilpres). 

Said, meminta Bahlil menunjuk pihak mana yang memberi aspirasi untuk memundurkan jadwal Pilpres.

"Dia harus membuktikan siapa pengusaha yang meminta perpanjangan periode Presiden. Dan dia harus buktikan jika memang ada pengusaha yang berpendapat Pemilu/Pilpres harus diundur atau ditunda. Dia harus buktikan itu," kata Ketua Umum Partai Buruh itu, Jumat (14/1/2022), dikutip dari Tribunnews.com

Baca juga: Bahas Pilpres 2024, Najwa Shihab Tanya ke Cak Imin soal Baliho: Di Mana-mana Udah Capres Semua

Baca juga: Di Mata Najwa, Lihat Reaksi Ganjar Pranowo saat Ditanya Rencana Maju di Pilpres 2024: Saya Bisa Apa?

Said Iqbal juga menegaskan bahwa posisinya bersama buruh dan pekerja di bawah KSPI menolak adanya usulan itu. 

Bahkan, dia menyebut bahwa pernyataan Bahlil yang meminta masa presiden ditambah itu bisa dipidanakan. 

"Saudara Bahlil layak untuk dipidanakan, kami sedang mempelajari itu. Dengan perkataannya, mayoritas pengusaha yang menginginkan pemilu di percepat atau periode diperpanjang. Bahkan yang diperpanjang periode presiden. Itu melanggar konstitusi, saudara Bahlil telah melanggar konstitusi,"

Sebelumnya, pernyataan Bahlil terkait usulan menambah masa jabatan presiden memicu tanggapan berbagai pihak. 

Sejumlah partai dengan tegas menolak usulan yang dinilai berpotensi melanggar konstitusi itu. 

Bahlil mengklaim bahwa itu adalah aspirasi dari dunia usaha.

"Kalau kita mengecek di dunia usaha, rata-rata mereka memang berpikir adalah bagaimana proses demokrasi ini, dalam konteks peralihan kepemimpinan, kalau memang ada ruang untuk dipertimbangkan dilakukan proses untuk dimundurkan, itu jauh lebih baik," kata Bahlil dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia, Minggu (9/1/2022).

Baca juga: Jokowi Perintahkan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia agar Tak Hanya Prioritaskan Pengusaha Besar

Adapun alasan pegiat dunia usaha meminta jadwal pilpres mundur adalah karena Indonesia baru bangkit setelah menghadapi pandemi Covid-19. 

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved