Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Jokowi Perintahkan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia agar Tak Hanya Prioritaskan Pengusaha Besar

Menteri Invetasi Bahlil Lahadalia menjelaskan apa hal yang diperintahkan oleh Presiden Jokowi kepada dirinya.

YouTube Sekretariat Presiden
Konfrensi pers Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Rabu (28/4/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi, pada Rabu (28/4/2021) sore.

Bahlil kini menjabat sebagai Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Pada saat sesi konferensi pers, Bahlil mengungkit pesan dari Presiden Jokowi agar tidak melulu berfokus kepada pengusaha berskala besar.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno langsung menemui sejumlah menteri seusai dilantik pada Rabu (23/12/2020), menteri-menteri yang ditemui oleh Sandi di antaranya adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno langsung menemui sejumlah menteri seusai dilantik pada Rabu (23/12/2020), menteri-menteri yang ditemui oleh Sandi di antaranya adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Instagram/@sandiuno)

Baca juga: Sosok Laksana Tri Handoko, Kepala LIPI yang Segera Dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala BRIN

Hal itu disampaikan oleh Bahlil dalam tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Ia menyampaikan Presiden Jokowi memiliki tujuan pemerataan pertumbuhan baik di pulau Jawa maupun pulau luar Jawa.

Bahlil lalu mengutarakan perintah dari Presiden Jokowi yang disampaikan kepadanya yakni agar tidak hanya fokus kepada pengusaha besar saja.

"Jangan hanya mengurus pengusaha-pengusaha yang besar-besar, mengurus juga UMKM," kata Bahlil.

"Harus kita kawinkan pengusaha-pengusaha besar dengan UMKM," sambungnya.

Bahlil bercerita, Presiden Jokowi ingin agar pengusaha besar dan pengusaha daerah semuanya diperhatikan.

Latar belakang Bahlil diketahui berasal dari dunia usaha.

Pria kelahiran Banda, Maluku Tengah, Maluku pada 7 Agustus 1976 itu merupakan pemilik PT Rifa Capital Holding Company dari 10 perusahan lain miliknya, Terakhir Bahlil menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2015-2019.

Dikutip dari Kompas.com, sebelum sukses menggeluti dunia usaha, Bahlil berasal dari keluarga yang sederhana.

Ayahnya merupakan seorang kuli bangunan sedangkan sang ibu bekerja sebagai buruh cuci.

Bahlil Lahadalia sudah memiliki sifat mandiri sejak sekolah dasar, saat itu ia membantu keluarganya dengan menjajakan kue si sekolah.

Bahlil Lahadalia menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay, Jayapura, Papua.

Pada semester enam, Bahlil Lahadalia mengaku pernha menderita busung lapar dan semenjak kejadian itu, Bahlil Lahadalia semakin menguatkan tekadnya untuk keluar dari kemiskinan.

Bahlil Lahadalia sudah memiliki sifat mandiri sejak sekolah dasar, saat itu ia membantu keluarganya dengan menjajakan kue si sekolah.

Ketika di sekolah menengah, Bahlil Lahadalia juga pernah menjadi kondektur hingga part time menjadi sopir angkot.

Bahlil Lahadalia sudah berjuang sejak masih kecil, hingga menjadi pengusaha karena keadaan dan nasib.

Baca juga: Jokowi Resmi Lantik 2 Menteri Nomenklatur Baru, Nadiem Makarim dan Bahlil Lahadalia

Simak videonya:

(TribunWow.com/Anung)

Berita lain terkait Reshuffle Kabinet

Sebagian artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul "Dipanggil ke Istana dan Kerap Disapa Adinda oleh Jokowi, Siapa Bahlil Lahadalia?"

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved