Breaking News:

Vanessa Angel dan Suami Meninggal Dunia

Sebut Doddy Sudrajat Berlebihan, Kemensos Tegas Tak akan Sita Rumah Gala Anak Vanessa Angel

Kementerian Sosial menilai pernyataan pihak ayah mendiang artis Vanessa Angel, Doddy Sudrajat terlalu berlebihan.

Capture YouTube OFFICIAL NITNOT
Direktur Pengelolaan Dana Bantuan Sosial Kemensos, Salahuddin Yahya, bicara soal hasil klarifikasi donasi untuk Gala Sky Andriansyah, Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Kementerian Sosial menilai pernyataan pihak ayah mendiang artis Vanessa Angel, Doddy Sudrajat terlalu berlebihan.

Menurut Direktur Pengelolaan Dana Bantuan Sosial Kemensos, Salahuddin Yahya, pihaknya tak memiliki wewenang untuk menyita hasil donasi untuk Gala Sky Andriansyah yang dipersoalkan.

Apalagi mengingat bahwa putra Vanessa dan Bibi Andriansyah itu kini berstatus sebagai yatim piatu yang wajib dipelihara negara.

Doddy Sudrajat didampingi pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen, saat menghadiri pemanggilan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/1/2022). Doddy Sudrajat dan pengacaranya sempat meminta hasil donasi untuk Gala dikembalikan ke negara.
Doddy Sudrajat didampingi pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen, saat menghadiri pemanggilan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/1/2022). Doddy Sudrajat dan pengacaranya sempat meminta hasil donasi untuk Gala dikembalikan ke negara. (Capture YouTube Intens Investigasi)

Baca juga: Tegas Menolak Tuntutan Doddy Sudrajat soal Gala Anak Vanessa Angel, Pihak Faisal: Kontradiktif

Baca juga: Cibir Doddy yang Gugat Donasi Gala Anak Vanessa Angel, Pengacara: Sudah Gak Nyumbang, Bikin Gaduh

Dilansir kanal YouTube OFFICIAL NITNOT, Kamis (13/1/2022), Salahuddin Yahya mengaku tak menemukan penyimpangan dari penggalangan dana untuk Gala.

Setelah memeriksa pemrakarsa donasi, pengusaha Marissya Icha, pihaknya justru mengapresiasi transparansi pencatatan yang dilakukan.

Pun mengenai isu penyitaan rumah baru Gala sebagai hasil donasi yang pernah disebut Doddy dan pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen, dinilai terlalu berlebihan.

"Saya kira penggunaan istilah disita dan menyita itu sedikit berlebihan ya," kata Salahuddin Yahya.

"Karena kita sedang membicarakan tentang harta anak yatim piatu, maka soal sita menyita itu saya kira prosesnya panjang."

Salahuddin Yahya mengakui bahwa dalam perundangan, ada konsekuensi pidana dan administrasi pada penggalangan dana atau barang yang tak berizin.

Namun, perkara tersebut harus memenuhi unsur pidana yang perlu didiskusikan dengan pihak Bareskrim dan Kejaksaan.

Sementara mengenai masalah donasi Gala, Kemensos menilai adanya ketidaktahuan soal perizinan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved