Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Akan Surati Jokowi soal Kasus Subang, Pengacara Danu Pastikan Isinya Murni Asumsi Pribadi

Achmad Taufan memastikan kronologis yang ia tulis dan dikirimkan ke Jokowi nanti bukan ditulis berdasarkan kesaksian Danu.

YouTube Heri Susanto
Kuasa hukum Muhammad Ramdanu alias Danu, Achmad Taufan Soedirjo menceritakan soal kliennya dan kasus pembunuhan Tuti dan Amalia di Subang, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021). Terbaru, Taufan berencana menyurati Jokowi tentang kronologis kasus Subang. 

TRIBUNWOW.COM - Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo telah menyatakan akan segera menyurati Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat.

Isi dari surat itu diketaui akan memuat kronologis kasus pembunuhan di Subang yang terjadi 18 Agustus 2021 lalu.

Taufan lalu menegaskan, kronologis yang ia tulis tidak ada sangkut pautnya dengan semua saksi kasus ini.

Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo menegaskan bahwa Banpol benar-benar ada. Ditayangkan di YouTube Heri Susanto, Jumat (3/12/2021).
Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo menegaskan bahwa Banpol benar-benar ada. Ditayangkan di YouTube Heri Susanto, Jumat (3/12/2021). (YouTube Heri Susanto)

Baca juga: Pengacara Danu Duga Ada Tujuan Tersembunyi Polisi Rilis Sketsa Wajah Pelaku Kasus Subang

Baca juga: Sindir YouTuber di Kubu Danu, Pengacara Yosef Komentari Rencana ATS Kawal Saksi Lain Kasus Subang

Ia menegaskan kronologis itu ia buat dari asumsi dirinya sendiri, bukan berdasarkan keterangan saksi.

"Ini analisa persepsi kami, tidak ada pengaruhnya dengan saksi-saksi," ujar Taufan dalam kanal YouTube Heri Susanto, Kamis (13/1/2022).

Taufan mengatakan, terkait pengakuan saksi, itu adalah sepenuhnya wewenang pihak kepolisian.

Dirinya juga menegaskan, kronologis yang ia buat tidak didasari oleh pengakuan Danu selaku kliennya.

Taufan mengatakan, dirinya hanya ingin membantu agar polisi bisa segera mengungkap pelaku kasus Subang.

"Analisa yang kami buat, kronologis yang kami buat ini rencananya kami akan kirimkan ke Presiden RI, Kapolri, Kapolda, hanya kita sampaikan," ujar Taufan.

"Poinnya adalah kita mendukung sekali kinerja kepolisian untuk segera mengungkap perkara ini," sambungnya.

"Semoga bisa menjadi petunjuk polisi, kalau enggak juga enggak ada masalah," kata Taufan.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved