Vanessa Angel dan Suami Meninggal Dunia
Mediasi Gagal, Ini Alasan Doddy Sudrajat Tak Hadiri Sidang Hak Perwalian Gala Anak Vanessa Angel
Mediasi yang dilakukan antara pihak keluarga mendiang artis Vanessa Angel dengan besannya, keluarga Bibi Andriansyah, menemui kegagalan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Mediasi yang dilakukan antara pihak keluarga mendiang artis Vanessa Angel dengan besannya, keluarga Bibi Andriansyah, menemui kegagalan.
Pasalnya, selain ayah Vanessa, Doddy Sudrajat, tak ikut hadir, belum ditemukan kesepakatan dalam hal hak perawalian anak Vanessa dan Bibi, Gala Sky Andriansyah.
Pengacara utama Doddy untuk kasus tersebut, Tegar Firmansyah, kemudian membeberkan alasan ketidakhadiran Doddy hari ini.

Baca juga: Gandeng Kak Seto, Doddy Sudrajat Ingin Mediasi dengan Mertua Vanessa Angel: Kan Lagi Panas
Baca juga: Tuding Doddy Sudrajat Takut, Kim Hawt Soroti Aksi Bungkam Ayah Vanessa Angel setelah Kemunculannya
Dilansir kanal YouTube OFFICIAL NITNOT, Rabu (12/1/2022), pertemuan antara pihak ayah Bibi, H. Faisal dengan pihak Doddy berakhir tanpa kesepakatan.
Menurut Tegar, masih ada bentrokan kepentingan antara dua keluarga tersebut.
Namun, hal ini tak menyurutkan keinginan untuk kembali melakukan mediasi selanjutnya.
"Hasil mediasinya tidak tercapai kesepakatan, tapi kita tetap akan melakukan mediasi setelah pembukaan pokok perkara," kata Tegar.
Dalam proses tersebut, tampak hadir Faisal, dan dua putranya, Frans Faisal serta Fadly Faisal.
Mereka didampingi kuasa hukumnya Sandy Arifin beserta tim.
Namun, tak tampak adanya kehadiran Doddy maupun anggota keluarga Vanessa yang lain.
Menurut keterangan Tegar, Doddy rupanya berhalangan karena harus memeriksakan orangtuanya yang sedang sakit.
"Orangtuanya sakit, jadi beliau harus mengantarkan orangtuanya ke rumah sakit," sebut Tegar.
Ia juga menegaskan bahwa Doddy sama sekali tidak menutup jalur komunikasi dengan pihak Faisal.
Bahkan, suami Puput Sudrajat itu sendiri disebutkan sudah menghubungi Faisal melalui sambungan telepon.
"Kalau bersedia membuka komunikasi salah, karena memang sudah berkomunikasi sebelumnya, tapi untuk bertemu belum ada waktunya," beber Tegar.