Terkini Daerah
Fakta 30 Bocah Dijual dan Dirudapaksa Bos Diskotek di Jakarta, Berawal dari Laporan Anak Hilang
Kasus hilangnya seorang bocah di Jambi berinisial AN (13) menguak kejahatan seksual luar biasa terhadap puluhan anak di bawah umur lainnya.
Editor: Lailatun Niqmah
"Dari laporan tersebut kita selidiki, dan ternyata anak yang dilaporkan hilang, ternyata berangkat ke Jakarta untuk menemui pelaku S, sebagai pelampiasan nafsu pelaku," kata Eko.
Baca juga: Dipacari Pria Dewasa, Siswi SD Disekap di Apartemen Kalibata City dan Dipaksa Open BO
2. Ada 30 korban
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi mengungkap fakta mengejutkan.
Ternyata korban aksi bejat S dan kawan-kawan tidak hanya AN dan korban D.
Berdasarkan data yang diperoleh, sudah ada 30 korban.
"Berdasarkan pengembangan kasus yang terus kita lakukan sampai dengan saat sudah ada 30 anak di bawah umur yang menjadi korban."
"Kita katakan anak di bawah umur karena memang yang menjadi korban usai berkisar 13 hingga 15 tahun," ungkap Eko.
"Untuk kemungkinan bertambah itu bisa saja, tapi yang pasti kita masih terus kembangkan. Masih berjalan prosesnya," tambahnya.
3. Modus pelaku dan muncikari
Eko selanjutnya membeberkan modus yang digunakan oleh pelaku.
Awalnya pelaku utama S mengubungi para muncikari.
Mereka kemudian dijadikan jaringan untuk mencari korban anak.
Korban kemudian dibujuk dengan iming-iming uang, sehingga mau berangkat ke Jakarta.
"Untuk berangkat dari Jambi ke Jakarta dikasi ongkos Rp 1 juta, setelah tiba di Jakarta, korban diberi lagi uang untuk belanja ke mall, kemudian korban kembali ke hotel, dan saat itulah dia menjalankan aksi bejatnya," jelas Eko.
Untuk para korban, kata Eko, pelaku memberi upah sebesar Rp 3 hingga Rp 3,5 Juta, untuk sekali kencan saja.