Breaking News:

Terkini Daerah

Selain Rudapaksa 12 Santriwati, Terkuak HW Juga Cabuli Saudara Istrinya Sendiri

Tak pandang bulu, aksi bejat HW melakukan tindakan asusila bahkan turut menyasar saudara dari istrinya sendiri.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Sekretariat Presiden
Iriana Jokowi, Atalia Praratya hingga Wury Estu Handayani menemui para santriwati penyintas kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh HW (36) di Bandung, Jawa Barat, 21 Desember 2021. 

"Satu klinik, itu untuk kelahiran yang terakhir yang masih bisa dilacak. Itu untuk satu kelahiran saja," ucap Dodi.

"Kemudian, setelah satu hari membantu proses kelahiran itu, datanglah polisi dari Polda Jabar makanya dia dijadikan saksi dan benar waktu itu yang mendampingi adalah terdakwa."

Kondisi Terkini korban

Belum lama ini, ibu negara RI, Iriana Jokowi telah menemui belasan santriwati korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh guru sekaligus pengelola yayasan berinisial HW (36).

Suara Iriana sempat bergetar ketika mmenyampaikan perasaannya terhadap para korban.

Selepas pertemuan dengan Iriana pada Rabu (22/12/2021), diketahui para santriwati korban HW telah kembali ke daerahnya masing-masing.

Baca juga: Orangtua Santriwati Korban Rudapaksa Tak Terima jika HW Dihukum Ringan: Akan Saya Patahkan Lehernya

Baca juga: Teganya Pelaku Pelecehan di Pesantren Tasik, 5 Tahun Lakukan Aksinya dan Incar Santriwati yang Sakit

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Diah Kurniasari.

"Anak-anak ini sudah kuat, mereka sudah siap untuk melangkah ke depan," ujar Diah dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, Kamis (22/12/2021).

Diah bercerita, sebelum berbincang dengan ibu negara, para santriwati korban HW sempat mengobrol bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Bintang Puspayoga pada minggu lalu.

Menurut keterangan Diah, para santriwati sudah nampak ceria saat mengobrol bersama Menteri PPA.

Diah meyakini para penyintas kekerasan seksual HW sudah siap kembali menjalani hidup.

Namun ia menegaskan pihaknya masih akan terus memonitor para santriwati korban HW.

"Kami dari pemerintah daerah, P2TP2A Kabupaten Garut siap untuk selalu memonitor mereka," kata Diah.

Rencananya, para santriwati ini akan bersekolah kembali di bulan Januari tahun 2022 mendatang.

Seperti yang diketahui, para santriwati semua masih di bawah umur.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
rudapaksaPencabulanSantriwatiBandung
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved